Sabtu, 23 Maret 2019 14:57

Tiongkok dan Italia injeksikan vitalitas baru ke Jalur Sutera kuno

Luar Negeri

Presiden Tiongkok Xi Jinping kemarin(22/30 mengadakan serentetan kegiatan dalam kunjungannya di Roma, antara lain upacara penyambutan meriah oleh Presiden Italia Sergio Mattarella, pembicaraan dengan Sergio Mattarella, jumpa pers bersama, pertemuan dengan tokoh kalangan ekonomi dan kebudayaan kedua negara serta pertemuan dengan ketua parlemen Italia. Berbagai kalangan Italia menaruh perhatian besar pada inisiatif `Satu Sabuk Satu Jalan` yang dianjurkan Presiden Xi, dan berpendapat bahwa inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi konektivitas dan pembangunan bersama Eropa dan Asia, sehingga menginjeksikan vitalitas baru ke Jalur Sutera Kuno.

Jauh pada 2017, di depan Forum Tingkat Tinggi Sabuk dan Jalan untuk Kerja Sama Internasional (BRF) ke-1, Perdana Menteri Italia ketika itu Paolo Gentiloni telah menyatakan bahwa Italia boleh memainkan peranan utama dalam sejumlah kegiatan besar yang diperhatikan Tiongkok, ini adalah peluang baik bagi Italia.
Pada Agustus lalu, pemerintah baru Italia telah membentuk “Tim Tugas Tiongkok” yang ditugaskan untuk meningkatkan kerja sama internasional dengan Tiongkok. Ini adalah tim serupa yang pertama dibentuk oleh pemerintah Italia, kepala tim itu adalah Wakil Menteri Pembangunan, Kerja dan Kebijakan Sosial Italia Michele Geraci, yang fasih berbahasa Mandarin dan pernah mengajar di beberapa perguruan tinggi Tiongkok.

Kepada parlemen, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte menyatakan, kepentingan ekonomi dan perdagangan yang didatangkan inisiatif “Satu Sabuk Satu Jalan” adalah sah dan sesuai dengan kepentingan nasional Italia. Dia menambahkan, pelabuhan Italia boleh dijadikan sebagai tujuan alam dalam kerja sama “Jalur Sutera Baru” ,berkat geografi yang unggul.

Dalam artikelnya yang dimuat di harian Corriere della Sera Italia, dengan mengutip perkataan pengarang Italia Alberto Moravia, Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa “persahabatan tidak berasal dari pilihan kebetulan, tapi berasal dari kawan-kawan yang sehati”. Dalam jumpa pers bersama dengan Presiden Mattarella, Presiden Xi menekankan, Tiongkok dan Italia hendaknya melakukan sinergi strategi, lebih banyak menggali daya potensial kedua pihak di bidang pembangunan infrastruktur, logistik pelabuhan dan transportasi pelayaran, melakukan sejumlah proyek kerja sama `Satu Sabuk Satu Jalan` yang pragmatis, agar menyediakan lebih banyak hasil-hasil kepada rakyat kedua negara untuk dinikmati bersama.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 119 Views

Update
No Update Available
Related News
Pertemuan Menlu RI - Menlu Latvia tegaskan komitmen peningkatan kerjasama Bilateral
AIIB yang beranggotakan 100 negara makin berpengaruh
Siap diwujudkan! Visi 2030 Indonesia dan Arab Saudi