Selasa, 16 April 2019 09:48

Pembukaan pemutaran film Indonesia Festival Film Internasional Beijing Tiongkok

Hiburan

Tahun ini adalah ke-9 kalinya Indonesia ikut serta dalam Festival Film Internasional Beijing Tiongkok (BJIFF). Pemutaran film Indonesia pada festival ini diorganisir oleh Red and White Tiongkok dan didukung oleh Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok.

Pembukaan pemutaran film Indonesia BJIFF dilaksanakan pada Sabtu (13/4) malam di Bioskop Lumiere Faongcaodi Beijing dengan dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun, para pejabat kedutaan besar dan perwakilan dari perusahaan-perusahaan serta lembaga media Tiongkok.

Kali ini untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia dapat menayangkan 3 film pada BJIFF dalam kelompok Satu Sabuk Satu Jalan. Ketiga film tersebut yaitu Yowes Ben, Keluarga Cemara dan Love for Sale.

CEO Red and White Tiongkok Gandhi Priambodo mengatakan, "tahun- tahun sebelumnya, Indonesia hanya menampilkan 1 film saja dan sekarang diminta 3 film, ini menunjukkan bahwa masyarakat Tiongkok makin suka dan antusias terhadap film Indonesia." Ketiga film yang ditampilkan kali ini merupakan pilihan dari panitia BJIFF dari 9 film yang diajukan.

Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari mengatakan, fondasi terkuat dari hubungan 2 negara adalah people to people, sehingga dengan semakin banyaknya film Indonesia yang ditayangkan di sini semakin banyak masyarakat Tiongkok yang memahami budaya Indonesia. Film Indonesia penting ditonton oleh masyarakat Tiongkok karena film adalah refleksi kehidupan dari suatu bangsa, menceritakan mengenai interaksi antar manusia, manusia dengan alam, dengan Tuhan-nya, dan kehidupan berbudaya di suatu negara.

Ia berharap ke depannya semakin banyak film Indonesia yang dapat ikut serta dalam BJIFF, dengan demikian masyarakat Tiongkok dapat semakin mengenal budaya Indonesia, sehingga dapat memperkuat hubungan budaya antar kedua negara. Semoga hubungan antara Tiongkok dan Indonesia semakin baik, semakin kuat di masa-masa sekarang dan akan datang.

favorite 0 likes

question_answer 0 Comments

visibility 73 Views

Comments
No Comment Available
Related News
Tari Tondoku Korcab VI DJA II meriahkan syukuran HUT ke-55 Dharma Pertiwi tahun 2019
Pembukaan pemutaran film Indonesia Festival Film Internasional Beijing Tiongkok
Kesenian daerah jadi sentra KPU Pati dalam sosialisasi Pemilu 2019