Senin, 22 Juli 2019 09:52

Pemerintah Guangdong tingkatkan administrasi digital dalam pelayanan bagi masyarakat

Luar Negeri

“Melalui aplikasi ini, kami penyandang disabilitas mendapat pelayanan yang lebih baik karena hemat waktu, tak usah berkali-kali datang kemari, sehingga tidak repot lagi dalam pengurusannya,” demikian ujar Su Liping, seorang penyandang cacat di kota Shenzhen, Provinsi Guangdong.

Kepada wartawan, Su Liping yang cacat pada kaki berbagi cerita dan pengalamannya setelah kehilangan Kartu Penyandang Disabilitas pada tahun lalu. Pada permulaan Su Liping sangat khawatir karena kartu itu sangat berguna bagi dirinya. Pada saat itulah Su diperkenalkan aplikasi “Yueshengshi” untuk mengurusi permohonan ulang kartu penyandang disabilitas.

Menurut keterangan Su Liping, melalui aplikasi tersebut, dirinya mengajukan permohonan kartu baru di ponselnya, dan baru sepekan kemudian, kartu baru sudah dikirim ke alamatnya. Pada hal, sebelum diterapkannya aplikasi tersebut, pengurusan kartu baru sedikitnya akan memakan waktu satu bulan lamanya. Apalagi, si pemohon harus mendatangi kantor administrasi beberapa kali untuk mengisi formulir dan lain sebagainya. Sekarang dengan penerapan aplikasi “Yueshengshi”, pengurusannya melalui ponsel menjadi sederhana dan memberikan kemudahan bagi para penyandang cacat.

Sekjen Komite Sentral PKT Xi Jinping dalam sidang Kongres Nasional ke-19 PKT mengajukan target pembangunan negara kuat internet dan Tiongkok Digital serta masyarakat cerdas. Instruksi Xi Jinping tersebut telah mencanangkan pembangunan pemerintah digital.

Penerapan aplikasi “Yueshengshi” adalah salah satu hasil penting dalam pembangunan administrasi digital tersebut. Melalui aplikasi tersebut, sumber-sumber pelayanan administrasi pemerintah di bidang keamanan umum, urusan sipil, jaminan sosial dan pendidikan berhasil diintegrasikan menjadi satu sehingga mendapat sambutan merata masyarakat.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 41 Views

Update
No Update Available
Related News
Warga Hong Kong serukan `Anti Kekerasan`
Pengejar impian berasal Hong Kong, Makau dan Taiwan: Ke tempat penuh peluang !
Bendera Nasional Tiongkok dilindungi 1,4 miliar orang