Kamis, 17 Oktober 2019 14:38

Bayi penderita Hisprung di Jakarta Selatan, perlu uluran tangan dermawan

Butuh Bantuan

Azhar Panca Putra, bayi berusia kurang lebih 2 bulan, terlahir dengan menderita kelainan pada usus besar (kolon). Istilah kedokteran dinamakan Hirschprung atau Hisprung, kelainan ini biasanya muncul sebagai kondisi bawaan pada bayi yang baru lahir. Biasanya akan seringkali kesulitan buang air besar, hal ini dikarenakan terganggunya sel saraf yang berfungsi mengendalikan pergerakan usus.

Bayi dari pasangan Sugeng Prianto (45) dan Soleha (43) lahir secara cesar di RSUD Pasarminggu, Jakarta Selatan. Saat lahir tidak tampak gejala hisprung. Hingga setelah 2 minggu lahir, tiap selesai minum ASI, bayi selalu muntah dan perut bayi dalam keadaan mengeras, kemungkinan karena tidak bisa BAB.

Orangtua membawanya ke RSUD Pasarminggu, dan oleh dokter di diagnosa menderita Hisprung.

Oleh pihak RSUD Pasarminggu kemudian dirujuk ke RS Tarakan di daerah Cideng, Jakarta Pusat. Di RS Tarakan dilakukan pemotongan usus besar yang tidak berfungsi, dan memindahkan sebagian usus besar ke luar bagian perut untuk proses pembuangan gas (kentut) dan BAB.

Meski memiliki BPJS, namun tidak semuanya bebas biaya, ada beberapa biaya yang mesti dikeluarkan oleh Sugeng untuk mengobati putranya yang masih bayi. Bekerja sebagai security membuatnya dia harus bekerja keras. Sugeng menuturkan saat ini yang diperlukan adalah cairan infus, cairan infus ini diperlukan untuk mencuci kantong stoma yang terkena BAB. Selain cairan infus, yang lebih memberatkan adalah kantong stoma, kantong stoma ini untuk menutup usus yang berada di luar perut. Biasanya sehari bisa 2 atau 3 kali ganti kantong stoma, tergantung BAB si bayi, kata dia.

Tinggal di rumah kontrakan di Jalan Pangeran Antasari Gg Swadaya 1, Rt 10 Rw 01, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, tinggal bersama istri dan 5 orang anaknya, sementara istrinya membantu bekerja sebagai tenaga cuci baju/setrika di sekitar rumah.

Bagi yang ingin membantu meringankan beban Pak Sugeng Prianto, bisa menghubungi Radio Elshinta.

favorite 1 likes

question_answer 0 Updates

visibility 200 Views

Update
No Update Available
Related News
Bayi penderita Hisprung di Jakarta Selatan, perlu uluran tangan dermawan
Gadis kecil pengidap kanker darah akut butuh bantuan para dermawan
Malu dikatakan warga miskin, tapi masih mau menerima bansos