Sabtu, 17 Oktober 2020 13:50

Pengalaman Tiongkok dipuji dalam usaha pengentasan kemiskinan global

Luar Negeri

Karena syarat alam dan sebab sejarah,Tibet selalu merupakan daerah sulit dalam pengentasan kemiskinan di Tiongkok. Selama beberapa tahun ini, dengan dorongan bersama berbagai langkah penanggulangan kemiskinan yang diambil pemerintah, pada akhir tahun 2019, Tibet secara historik menghapuskan kemiskinan mutlak dan Tiongkok berhasil menciptakan sebuah keajaiban lagi dalam pengentasan kemiskinan.

Hari ini, tanggal 17 Oktober, adalah Hari Pengentasan Kemiskinan Tiongkok dan Hari Pemberantasan Kemiskinan Sedunia. Menurut data yang diumumkan Bank Dunia, berdasarkan standar kemiskinan internasional yaitu 1,9 dolar Amerika per hari per kapita, selama 40 tahun sejak dimulainya reformasi dan keterbukaanTiongkok, totalnya 800 juta orang lebih di Tiongkok berhasil terlepas dari kemiskinan yang merupakan 70 persen ke atas dalam populasi miskin total sedunia pada masa sama. Sejak Kongres ke-18 PKT, Tiongkok terus meningkatkan intensitas penanggulangan kemiskinan. Dari tahun 2012 hingga akhir tahun 2019,tingkat kemiskinan menurun tajam dari 10.2 persen sampai 0,6 persen. Setelah dirampungkannya tugas pemberantasan kemiskinan mutlak secara menyeluruh pada thun ini,Tiongkok akan merampungkan target pemberantasan kemiskinan lebih awal 10 tahun daripada agenda pembangunan berkelanjutan 2030 PBB. Ini akan merupakan sumbangan besar kepada usaha pemberantasan kemiskinan sedunia.

Dalam Forum Tingkat Tinggi Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan 2015, pemimpin tertinggi Tiongkok dalam pidatonya menyatakan dengan tegas bahwa pihak Tiongkok akan mempertahankan pedoman penanggulangan kemiskinan tipe eksploitasi dan menjadikan pembangunan sebagai jalur fundamental penanggulangan kemiskinan. Pengalaman Tiongkok yang berharga itu sangat dipuji masyarakat internasional.

Dilihat secara kongkret, penanggulangan kemiskinan dengan mengandalkan industri, ekologi atau pendidikan telah terbukti adalah solusi akurat yang efektif di banyak daerah Tiongkok, ini tak saja dengan kuat mendorong proses pengentasan kemiskinan di Tiongkok dan juga menyediakan pengalaman kepada negara-negara lain.
Patut disinggung, inovasi iptek merupakan dorongan penting dalam penanggulangan kemiskinan di Tiongkok. Tiongkok memanfaatkan ekonomi digital yang berkembang makmur ke dalam aksi penanggulangan kemiskinan dan ini juga merupakan pengalaman Tiongkok yang barukepada usaha penanggulangan kemiskinan sedunia.
Kini,penanggulangan kemiskinan masih merupakan tantangan besar yang dihadapi seluruh dunia. Tiongkok bersamaan berupaya menghapuskan kemiskinan sendiri juga dengan senantiasa aktif melakukan kerja sama Selatan-Selatan,dan membantu negara-negara berkembang yang luas khususnya negara-negara yang paling tidak maju memberantaskan kemiskinan.

Sementara itu, Tiongkok mensponsori pembentukan Bank Pembangunan Negara-negara BRICS dan Bank Investasi Infrastruktur Asia,dan berupaya menciptakan iklim baik bagi pemberantasan kemiskinan negara-negara berkembang dan membantu mereka bergabung dalam rantai industri dan rantai pasokan global demi meningkatkan kemampuan pembangunan dirinya sendiri.

“Dengan kunci pembangunan membuka gerbang pemberantasan kemiskinan”. Di depan konferensi tingkat tinggi virtual pengentasan kemiskinan dan kerja sama Selatan-Selatan yang diadakan bersama dengan PBB baru-baru ini, pihak Tiongkok menyatakan sikap yang realistis dan tegas.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 84 Views

Update
No Update Available
Related News
Pakar Masalah uraikan kemajuan usaha HAM Tiongkok
Indonesia tolak pesawat militer AS singgah, kisah seperti apa di balik keberanian penolakan tersebut?
Tiongkok penuhi komitmen untuk dorong distribusi adil vaksin di seluruh dunia
×