Minggu, 22 November 2020 10:17

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk jalin kerjasama, hadirkan Reksa Dana unggulan

Press Release

Jakarta, 19 November 2020 - PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (“Ashmore”) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) hari ini mengumumkan kerjasama dalam rangka memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat terhadap solusi investasi yang tetap memberikan imbal hasil menarik di tengah kondisi suku bunga rendah, nilai tukar Rupiah yang melemah dan pasar modal yang fluktuatif.

Pada masa pandemi COVID-19 ini, masyarakat memiliki kebutuhan terhadap penempatan dana alternatif, dimana salah satunya adalah reksa dana. Reksa dana menghadirkan solusi investasi yang menarik di tengah turunnya suku bunga tabungan. Hal ini terlihat dari tren di kalangan investor dimana menurut PT Kustodian Sentral Efek Indonesia jumlah investor reksa dana tumbuh 30,50% pada masa pandemi ini dibandingkan dengan tahun 2019.

Sebagai langkah awal kemitraan ini dan guna memberikan solusi investasi sesuai dengan kebutuhan nasabah, Danamon akan memasarkan produk Reksadana unggulan yang dikelola oleh Ashmore yakni; Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN) dan Ashmore Dana Obligasi Nusantara (ADON).

ADPN merupakan Reksadana berbasis saham yang unik karena fokus investasinya pada saham-saham kapitalisasi kecil dan menengah namun tetap memiliki kualitas fundamental yang menunjang dalam jangka panjang dan dengan manajemen risiko likuiditas yang kuat. Sementara itu ADON merupakan Reksadana pendapatan tetap dengan mandat manajemen durasi aktif sehingga dapat merespon kondisi pasar yang dinamis. Keduanya merupakan produk unggulan Ashmore yang diluncurkan sejak 2013 dan telah memberikan kinerja yang baik. ADPN secara khusus memberikan kinerja lebih baik dibandingkan dengan indeks acuannya sebanyak 11.2% sejak peluncuran sampai akhir Oktober 2020.

Ashmore, merupakan salah satu Manajer Investasi terkemuka di Indonesia dengan pertumbuhan yang pesat, didukung oleh tim pengelolaan investasi yang professional memiliki produk-produk reksa dana yang memiliki rekam jejak yang baik. Merupakan misi Ashmore yang berkelanjutan untuk terus memberikan menawarkan strategi investasi yang terpercaya terutama di tengah kondisi pasar yang menantang namun tetap menghadirkan peluang investasi.

Danamon merupakan salah satu perbankan dengan layanan komprehensif dan jaringan cabang dan digital yang luas serta didukung oleh jangkauan global dan keahlian tingkat internasional pemegang saham pengendali, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). Memahami salah satu kebutuhan nasabah untuk mengembangkan dan mengelola kekayaan (wealth management), Danamon senantiasa berusaha untuk menjadi one stop financial solution untuk nasabah sesuai dengan segmentasi dengan menyediakan produk-produk pilihan terbaik untuk bisa melengkapi ragam pilihan solusi yang bisa ditawarkan kepada Nasabah. Reksadana merupakan salah satu solusi produk yang bisa memenuhi kebutuhan ini.

Kolaborasi antara Ashmore dan Danamon berangkat dari pemahaman nilai pelayanan nasabah yang lebih baik dengan menawarkan solusi produk investasi dengan layanan yang komprehensif, dan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing nasabah.

Arief Wana, Direktur PT Ashmore Asset Management Tbk, mengatakan, “Besar harapan kami dengan kemitraan yang baru dengan Danamon, kita bersama dapat memajukan industri wealth dan asset management di Indonesia. Merupakan komitmen kami untuk menawarkan produk-produk unggulan dan terus bermitra dalam memberikan edukasi finansial yang berkelanjutan baik untuk nasabah Danamon dan juga secara publik. Kemitraan dengan Danamon juga merupakan potensi Ashmore untuk terus meningkatkan pangsa pasar di industry Reksadana Indonesia. Untuk langkah awalnya, melalui produk Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN) dan Ashmore Dana Obligasi Nusantara (ADON), kami berharap nasabah Danamon mendapatkan akses kepada alternatif investasi dengan tema investasi saham dan obligasi.”

Michellina Triwardhany, Wakil Direktur Utama Danamon mengatakan, “Kerjasama ini kami jalin guna menghadirkan produk dan layanan yang lebih berkualitas bagi nasabah kami. Dengan produk reksa dana ini, kami harap nasabah dapat mengelola keuangan mereka secara lebih baik. Sejalan dengan tagline Danamon yaitu ‘Saatnya Pegang Kendali,’ kerjasama ini dapat memperkuat keunggulan kami dalam mendukung masyarakat Indonesia untuk memegang kendali keuangan mereka sehingga menjadi lebih sejahtera, terutama dalam masa yang menantang ini.”

Sejalan dengan perkembangan industri reksadana nasional, bisnis wealth management Danamon, juga ikut bertumbuh dengan perkembangan yang cukup pesat dengan tingginya pertumbuhan dana kelolaan maupun jumlah Nasabah. Meskipun terjadi pandemi Covid-19, yang menjadi salah satu penyebab fluktuasi pasar, jumlah investor Danamon dan secara industri mengalami kenaikan.

Sampai dengan bulan September 2020, unit Wealth Management Danamon mencatat pertumbuhan sebesar 61% pada dana yang dikelolanya (Asset Under Management/AUM) dibandingkan tahun sebelumnya. Tren pertumbuhan ini dikontribusikan atas meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk investasi seperti Obligasi dan Reksa Dana yang ditawarkan melalui unit Wealth Management Danamon.

Dalam momen peluncuran kerjasama ini, Danamon dan Ashmore menghadirkan talk show bagi masyarakat mengenai kiat-kiat pengelolaan keuangan yang baik di masa pandemi COVID-19. Pemaparan wawasan ini menampilkan Teddy Oetomo, Presiden Bukalapak yang merupakan pakar dunia digital i bersama dengan narasumber dari Danamon dan Ashmore dengan tujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat untuk berinvestasi agar menjadi keuangan untuk tetap terkendali di masa yang penuh tantangan ini.

favorite 5 likes

question_answer 0 Updates

visibility 531 Views

Update
No Update Available
Related News
Itjen TNI laksanakan uji petik pelaksanaan dan penanganan Covid-19 di Lantamal VI
Terima kasih pada Lantamal VI, warga pulau Kapoposang kini bisa halo-halo
Antisipasi pandemi baru, LSM Internasional temukan investigasi Praktik KTB (Kandang Telur Baterai) yang berisiko oleh pemasok Supermarket di Indonesia
×