Minggu, 10 Januari 2021 08:09

Mengapa Presiden Indonesia menjadi orang pertama yang divaksin asal Tiongkok?

Luar Negeri

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, Indonesia akan memulai vaksinasi masif dari tanggal 13 Januari mendatang. Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama yang menerima injeksi vaksin. Menurut laporan media setempat, Jokowi akan bersama masyarakat dan tentara menerima suntikan vaksin supaya membangun kepercayaan publik terhadap vaksin, vaksinasi akan disiarkan langsung oleh stasion TV.

Aksi yang diambil Indonesia ini memperlihatkan kepercayaan lapisan tinggi dan masyarakat negara ini terhadap vaksin buatan Tiongkok. Presiden adalah kepala negara, orang yang mempunyai status setinggi ini dengan ikhlas menerima injeksi vaksin Tiongkok, hal ini dengan sepenuhnya menunjukkan kepercayaannya kepada vaksin Tiongkok, juga memperlihatkan pengakuan rakyat Indonesia kepada keamanan dan keefektifan vaksin Tiongkok.

Menurut kabar dikeluarkan LKPI, pihaknya mengadakan survei antara tanggal 20-27 Februari kepada penduduk di 34 provinsi sebanyak 1.225 orang, 81,7 persen rakyat Indonesia menyatakan akan menerima vaksin virus corona. Vaksiasi bagus atau tidak bagus tergantung pada efek pengobatan.

Pada 7 Februari, hasil uji coba klinis tahap III vaksin buatan Sinoavac Tiongkok yang diadakan di Brasil diumumkan, efektivitasnya mencapai 78 persen. Boleh dikatakan, ini adalah hasil paling penting bagi vaksin buatan Tiongkok. Karena uji coba klinis Sinovac di Brasil meliputi orang lansia dan pasien dengan penyakit bawaan atau penyakit kronis.

Para peserta uji klinis berumur di atas 18 tahun dan tidak dibatasi umur hingga umur paling tua. Reaksi antibody pada orang lansia biasanya jauh lebih rendah daripada orang-orang yang muda. Gejala ini dapat ditemukan di vaksin-vaksin lain. Selain itu, uji klinis melibatkan pula peserta dengan penyakit bawaan.

Para peserta lansia dan relawan dengan penyakit bawaan tentunya menghadapi risiko yang jauh lebih tinggi dari kelompok orang lainnya. Misalnya indeks kematian pasien kanker 2-4 kali lipat lebih tinggi daripada orang yang biasa. Indeks kematian orang berumur 65-74 merupakan 90 kali lipat orang muda. Tapi hasil klinis tahap III di Brasil menunjukkan, keefektifan vaksin buatan Tiongkok mencapai 78 persen, indeks mencegah penyakit parah mencapai 100 persen.

Indonesia adalah salah satu negara yang paling serius dilanda wabah virus corona di Asia tenggara. Menurut statistik terkait, kasus terkonfirmasi covid-19 di Indonesia mencapai 790 ribu orang. Menurut data statistik penduduk PBB, jumlah penduduk Indonesia tercatat 273 juta orang. Menteri Kesehatan Indonesia menyatakan, jika ingin menapai efek kekebalan kelompok, di Indonesia setidak-tidaknya 181 juta orang wajib divaksinasi.

Menurut Kantor Berita Reuters, Indonesia totalnya mendapat vaksin sebanyak 329 juta dosis, di antaranya 125 juta dosis dipasok Sinovac Tiongkok, yang lainya dari Pfizer dan AstraZeneca. Bagi aksi vaksinasi masif vaksin buatan Tiongkok, Menteri Kesehatan Indonesia mengatakan, keefektifan vaksin buatan Tiongkok terbuka sangat memuaskan.

Indonesia mulai mendistribusi vaksin buatan Sinovac Tiongkok kepada 34 provinsi pada 4 Januari lalu. Aksi vaksinansi dimulai dari Jakarta, kemudian diadakan di tempat lain dalam waktu dua minggu mendatang. Dikabarkan, sebanyak 1,3 juta pekerja di front terdepan,termasuk staf medis akan terlebih dulu diberikan vaksinasi. Hingga saat ini, sebanyak 3 juta dosis vaksin Sinovac sudah tiba di Indonesia. Vaksinasi massal dan masif akan dimulai setelah badan dan lembaga terkait meneken dokumen perizinan tentang penggunaan vaksin secara darurat.

Saat virus corona mewabah di seluruh dunia, vaksin yang aman dan efektif buatan Tiongkok memberikan kepercayaan kepada seluruh masyarakat dalam perlawanan wabah covid-19. Menurut data statistik, belasan negara telah memesan vaksin buatan Tiongkok, termasuk 1,2 juta dosis yang dipesan oleh Pakistan, 1,8 juta dosis yang dipesan oleh Ukraina, 2 juta dosis yang dipesan oleh Thailand.

Selain itu, Mesir dan Meksiko telah atau akan menandatangani persetujuan pembelian vaksin dari Tiongkok. Bukan hanya negara-negara tersebut, negara-negara Eropa juga ingin membeli vaksin buatan Tiongkok. Dibandingkan vaksin buatan negara Barat, vaksin Tiongkok lebih mudah disimpan, harganya murah, apa lagi efek sampingan negatif sangat minim. Misalnya vaksin Sinovac tidak perlu disimpan dalam kondisi pembekuan, hanya perlu disimpan antara suhu 2-8 derajat Celsius, waktu validnya sepanjang adalah 3 tahun.。

Tiongkok berjanji, vaksin covid-19 buatan Tiongkok akan disediakan sebagai produk publik global demi memberikan kontribusi kepada seluruh dunia. Saat AS dan Inggris berlomba “merampas” vaksin, Tiongkok telah mendatangkan harapan kepada negara-negara berkembang dengan persediaan vaksin yang aman dan efektif.

favorite 2 likes

question_answer 0 Updates

visibility 211 Views

Update
No Update Available
Related News
Multilateralisme apa yang dibutuhkan dunia?
Pandangan Xi Jinping terhadap ekonomi dunia pada 4 tahun Lalu
Sanksi Tiongkok terhadap Pompeo tak hanya balasan yang setara, tetapi juga harmoni hubungan Tiongkok-AS
×