Rabu, 13 Oktober 2021 15:01

Serba-serbi tentang Festival Chongyang

Luar Negeri

Hari kesembilan bulan kesembilan dalam kalender lunar adalah Festival Chongyang atau Festival Sembilan Kembar, karena kata sembilan berbunyi “Jiu” dalam bahasa Mandarin, maka Hari Chongyang juga disebut Jiu Jiu Chongyang. Karena lafal “九九”(Jiu Jiu) sama dengan “久久”(Jiu Jiu), yang artinya panjang waktu atau panjang umur, maka Festival Chongyang menjadi “Festival Lansia”, sebuah hari raya yang memiliki makna “menghormati lansia”.

“Membuat orang lansia mempunyai masa tua yang bahagia dan sempurna” selalu menjadi hal yang diperhatikan Presiden Xi Jinping. Menghormati, mencintai, dan membantu golongan lansia, presiden Xi Jinping selalu menerapkannya dengan sungguh-sungguh dan menjadi teladan “menghormati kaum lansia dan berbakti kepada orang tua” bagi masyarakat.

“Keluarga adalah dasar sebuah negara”, menghormati kaum lansia dan berbakti kepada orang tua, kebajikan tradisional bangsa Tionghoa ini sudah berakar di dalam hati Xi Jinping.

“Kita tidak boleh hanya menghormati orang yang tua dalam keluarga kita sendiri, tetapi juga harus menghormati orang yang tua dalam masyarakat.” Menghormati kaum lansia selalu menjadi tabiat perangai Xi Jinping. Xi Jinping sangat menghormati kawan dan kader lansia. Ketika baru menjabat sebagai sekretaris komite partai kabupaten Zhengding, Provinsi Hebei pada tanggal 7 Desember tahun 1984, Xi Jinping merilis sebuah artikel yang berjudul “Kader Setengah Baya dan Muda Harus Menghormati Kaum Lansia”. Dalam artikel tersebut, dia menulis bahwa “hanya dengan sungguh-sungguh menghormati kader lansia, kader setengah baya dan muda baru bisa membangun hubungan kerja sama yang tulus dan harmonis antara kader baru dan kader lama, dengan demikian, mereka baru bisa bekerja sama mendorong usaha PKT terus berkembang.”

Xi Jinping selalu menghormati kaum lansia dan menghormati orang yang bijaksana. Pada tanggal 26 September tahun 2013, ketika mengadakan pertemuan dengan Teladan Moral Nasional Tiongkok ke-4 dan pemenang penghargaan, Xi Jinping mengalihkan pandangannya ke seorang wanita tua yang duduk di sebelah kiri di baris pertama.
Dengan penuh perasaan dia mengatakan bahwa ibu tua ini adalah Gong Quanzhen, istri seorang jenderal tua bernama Gan Zuchang. Ibu Gong sudah berumur 90-an, dan Presiden Xi merasa terharu setelah melihat beliau.

Presiden Xi Jinping menganjurkan untuk mengembangkan semangat kerja keras, dalam hatinya, “usia tua adalah tahap penting dalam hidup, adalah tahap kehidupan penting yang masih bisa bekerja, maju dan bahagia.” Dalam Pesta Penghargaan Pembangunan Peradaban Spiritual Nasional yang diselenggarakan tanggal 17 November 2017 terdapat sebuah situasi yang menyentuh. Saat Presiden Xi Jinping bersiap mengambil foto bersama para perwakilan, dirinya melihat wakil teladan moral Huang Xuhua yang berumur 93 tahun dan Huang Dafa yang berumur 82 tahun berdiri di tengah para wakil. “Kalian sudah tua tapi badan masih sehat, jangan berdiri lagi, silakan duduk di samping saya,” kata Presiden Xi Jinping.

Presiden Xi Jinping mempersilakan mereka untuk duduk di sampingnya, mereka berdua bersikeras menolak, namun Presiden Xi mempersilakan mereka kembali dan mengatakan, “kita duduk bersama, tidak apa-apa.” Tindakan yang alami adalah perasaan tulus Presiden Xi Jinping yang menghormati orang tua.

“Negara kita sudah memasuki masyarakat yang menua, harapan bersama kita adalah agar orang lansia bisa dirawat, hidup bahagia, sehat dan berumur panjang.” Bagaimana agar orang lansia mendapatkan perawatan di masa tua selalu menjadi hal penting yang diingat Presiden Xi Jinping.

favorite 1 likes

question_answer 0 Updates

visibility 90 Views

Update
No Update Available
Related News
Trik lakon drama munafik AS harus diakhiri
AS yang memamerkan kekuatan senjatanya membuat dunia gelisah
Presiden Xi melakukan inspeksi di Dongying Provinsi Shandong
×