Selasa, 18 Januari 2022 09:26

Laju pertumbuhan ekonomi Tiongkok sepanjang 2021 capai 8,1%

Ekonomi

Menurut data statistik yang dipublikasikan oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok, agregat ekonomi Tiongkok sepanjang tahun 2021 mencapai 1,144 triliun yuan RMB, menduduki peringkat nomor dua dunia. Laju pertumbuhannya mencapai 8,1 persen dari tahun sebelumnya. Dengan laju pertumbuhan sebesar 8,1 persen itu, perekonomian Tiongkok tetap berada di barisan depan kekuatan ekonomi utama dunia, dan sekali lagi memperlihatkan ketangguhan dan kedinamisan ekonomi Tiongkok.

Pemulihan ekonomi Tiongkok secara kontinu dan stabil terutama ditunjang oleh permintaan domestik yang terus meningkat, dengan tingkat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 79,1 persen. Hal itu sepenuhnya mencerminkan keunggulan pasar Tiongkok sebagai pasar super besar. Sementara itu, integrasi antara sirkulasi ekonomi domestik dengan sirkulasi internasional juga turut mendukung pemulihan ekonomi Tiongkok secara berkelanjutan.

Secara terinci, permintaan domestik mendorong impor dari luar negeri, sedangkan permintaan luar negeri mendorong ekspor Tiongkok. Pada tahun 2021, impor dan ekspor barang-barang Tiongkok masing-masing meningkat 21,5 persen dan 21,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Integrasi antara permintaan dalam dan luar negeri telah menginjeksikan semakin banyak vitalitas pada ekonomi Tiongkok.

Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, pemulihan kontinu ekonomi Tiongkok memainkan peranan spillover effect yang kuat. Hal ini tidak hanya mendatangkan keyakinan dan kepastian kepada ekonomi global, tapi juga peluang dan profit sekaligus. Menurut perkiraan awal Biro Statistik Nasional Tiongkok, sepanjang tahun 2021, tingkat kontribusi ekonomi Tiongkok terhadap laju pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan mencapai 25 persen.

Yang patut disebut ialah, produk-produk ‘Made in China’ telah sangat membantu penanggulangan pandemi COVID-19 secara global, dan telah memberikan daya pendorong yang kuat bagi rehabilitasi ekonomi global, khususnya rehabilitasi ekonomi di negara-negara berkembang. Terhitung hingga akhir 2021, Tiongkok secara kumulatif telah menyediakan 372 miliar masker, lebih dari 4,2 miliar pakaian pelindung, 8,4 miliar kit deteksi virus, serta mengirim sebanyak 2 miliar vaksin COVID-19 kepada 120 negara atau organisasi internasional, telah menjadi negara pemasok vaksin yang terbanyak.

Saat ini, Tiongkok masih menghadapi lingkungan ekonomi yang kompleks dan penuh tantangan, namun fondasi utama ekonominya yang terus membaik tidak akan berubah.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 164 Views

Update
No Update Available
Related News
Tiongkok tetap berperan tujuan investasi favorit
HFTP saksikan keterbukaan Tiongkok yang semakin lebar
Meningkatkan keterbukaan dan berbagi peluang pembangunan
×