Selasa, 18 Januari 2022 14:05

Xi Jinping hadiri konferensi virtual Forum Ekonomi Dunia dan sampaikan pidato penting

Luar Negeri

Presiden Xi Jinping menghadiri konferensi virtual Forum Ekonomi Dunia 2022 dan menyampaikan pidato yang mengangkat tema ‘Percaya diri, maju dengan berani, bersama-sama ciptakan dunia sejahtera pasca wabah’ pada hari Senin kemarin (17/1) di Beijing. Xi Jinping terlebih dahulu menyatakan bahwa dua minggu lagi, tahun baru Imlek yakni Tahun Harimau Tiongkok akan tiba. Dalam budaya Tiongkok, harimau adalah simbol keberanian dan kekuatan. Menghadapi tantangan serius umat manusia saat ini, kita harus berani mengatasi berbagai macam kesulitan yang muncul di perjalanan menuju masa depan, berupaya bersama menghilangkan kabut wabah virus Corona, dengan sekuat tenaga mendorong rehabilitasi serta perkembangan ekonomi dan sosial, agar sinar harapan menerangi semua umat manusia.

Xi Jinping menekankan, menengok kembali sejarah, manusia telah tumbuh dalam setiap ujian dan berkembang setiap berhasil mengatasi krisis. Harus pandai berpikir dari segi perbandingan dan analisa sirkulasi panjang sejarah, juga pandai meninjau perubahan material, mencari peluang dalam krisis, merintis situasi baru dalam situasi yang berubah-ubah, mengumpulkan kekuatan besar untuk mengatasi kesulitan dan tantangan.

Pertama, bergandengan tangan dan bekerja sama, bersama memenangkan wabah. Kenyataan sekali lagi menunjukkan, dalam gelombang besar krisis global, negara-negara bukannya duduk di 190 buah perahu kecil, melainkan bersama duduk di sebuah kapal besar yang senasib sepenanggungan. Memperkukuh keyakinan, senasib sepenanggungan, ini adalah satu-satunya jalan untuk memenangkan wabah. Saling membatasi dan menimpakan kesalahan akan melewatkan kesempatan terbaik dan mengganggu keadaan keseluruhan. Berbagai negara di dunia harus meningkatkan kerja sama internasional, aktif mengadakan kerja sama litbang obat-obatan, bersama membangun garis pertahanan wabah, dan mempercepat pembangunan komunitas senasib sepenanggungan kesehatan manusia. Terutama mempergunakan senjata vaksin dengan baik, menjamin pembagian vaksin yang adil, mempercepat pendorongan vaksinasi, memperkecil kesenjangan imunitas internasional, serta melindungi kesehatan dan kehidupan rakyat dengan baik.

Kedua, memecahkan berbagai macam risiko dan mendorong kestabilan rehabilitasi ekonomi dunia. Kita harus menjajaki daya penggerak ekonomi yang baru di bawah keadaan normalisasi pencegahan wabah, pola baru kehidupan sosial, jalan baru pertukaran personel, mendorong kemudahan perdagangan lintas negara, menjamin kelancaran dan keamanan rantai pasokan dan rantai industri, serta mendorong proses rehabilitasi ekonomi dunia berjalan dengan stabil.

Berbagai negara di dunia harus mempertahankan multilateralisme sejati, mendorong globalisasi ekonomi berkembang menuju ke arah yang lebih terbuka, inklusif, menyejahterakan, seimbang dan menang bersama, agar vitalitas ekonomi dunia sepenuhnya terpancar. Negara-negara industri utama harus mengambil kebijakan ekonomi yang bertanggung jawab, mengontrol ‘spillover effect’ kebijakan, agar tidak mengakibatkan terpaan yang serius bagi negara-negara berkembang.

Ketiga, menjembatani kesenjangan pembangunan, membangkitkan kembali usaha pembangunan global. Proses pembangunan global sedang mengalami serangan serius, indeks perkembangan manusia untuk pertama kalinya menurun dalam waktu 30 tahun ini. Sejumlah negara kembali menjadi miskin dan kacau karena wabah, sejumlah besar orang yang hidup di negara maju pun jatuh ke dalam dilema kehidupan.

Hendaknya mempertahankan pikiran pembangunan yang berpusat pada rakyat, mengutamakan pendorongan pembangunan dan penjaminan kehidupan dalam kebijakan makro global, melaksanakan agenda pembangunan berkelanjutan 2030, mendorong agar mekanisme kerja sama saat ini mencapai hasil yang efektif, serta mendorong pembangunan seimbang global. Hendaknya mempertahankan prinsip tanggung jawab yang sama namun berbeda, mendorong kerja sama internasional penanganan perubahan iklim dalam kerangka pembangunan, melaksanakan hasil KTT para pihak COP 26 Konvensi Kerangka PBB tentang Perubahan Iklim.

Ekonomi maju harus secara inisiatif melaksanakan tanggung jawab emisi karbon, menunaikan komitmen pendukungan dana dan teknologi, menciptakan kondisi yang diperlukan bagi negara-negara berkembang untuk menangani perubahan iklim dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan berbagai pihak, mendorong pelaksanaan inisiatif, dan berupaya agar negara mana pun tidak ketinggalan.

Keempat, mengesampingkan pikiran perang dingin, mewujudkan hidup berdampingan secara damai, saling menguntungkan dan menang bersama. Sejarah berulang kali membuktikan, konfrontasi tidak bermakna apa pun, justru mendatangkan musibah yang fatal. Melakukan proteksionisme dan unilateralisme hanya akan merugikan diri sendiri, melakukan hegemoni dan penindasan pun melawan arus perkembangan sejarah.

Xi Jinping menekankan, tahun lalu bertepatan dengan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok (PKT). PKT memimpin rakyat Tiongkok berupaya bersama dan mencapai prestasi luar biasa dalam pembangunan negara dan perbaikan kehidupan rakyat, telah mewujudkan target pembangunan masyarakat sejahtera moderat secara menyeluruh, dan memenangkan pertempuran pengentasan kemiskinan, secara historis menyelesaikan masalah kemiskinan absolut, dan memulai perjalanan baru pembangunan negara sosialis modern secara menyeluruh.

Tiongkok akan terus mendorong pembangunan berkualitas tinggi. Perkembangan ekonomi Tiongkok berkembang baik, PDB Tiongkok pada tahun 2021 mencapai sekitar 8 persen, mewujudkan target ganda pertumbuhan relatif tinggi dan inflasi relatif rendah. Meskipun terpengaruh oleh tekanan besar akibat perubahan lingkungan ekonomi dari dalam dan luar negeri, tetapi aspek dasar ekonomi Tiongkok yang ulet, berpotensi besar dan membaik dalam jangka panjang tidak berubah, kita berkeyakinan penuh terhadap prospek perkembangan ekonomi Tiongkok.

Tiongkok akan terus mendorong reformasi dan keterbukaan terhadap dunia luar. Tiongkok akan membangun sistem pasar yang terbuka dan bersatu, serta bersaing secara tertib, menjamin semua usaha memiliki status yang sama di atas dasar hukum dan memiliki peluang yang sama dalam pasar. Tiongkok menyambut berbagai usaha berbisnis legal di Tiongkok, dan memainkan peranan positif bagi pembangunan Tiongkok.

Tiongkok akan terus mendorong pembangunan peradaban ekologis. Mengembangkan ekonomi tidak boleh menguras habis sumber daya dan ekosistem. Pelestarian ekosistem pun tidak boleh mengesampingkan perkembangan ekonomi. Tiongkok berpegang pada gagasan “Gunung hijau air jernih adalah gunung emas dan perak”, mendorong pelestarian dan pembenahan sistematik terhadap gunung, air, hutan, lahan, danau, padang rumput dan gurun pasir, berupaya sekuat tenaga mendorong pembangunan peradaban ekologis, meningkatkan pencegahan dan pengontrolan polusi, serta memperbaiki lingkungan kehidupan dan produksi rakyat.

Mewujudkan puncak karbon dan netral karbon adalah tuntutan intern pembangunan berkualitas tinggi Tiongkok, juga adalah komitmen Tiongkok kepada masyarakat internasional. Tiongkok akan menepati janjinya dan berkembang maju dengan teguh.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 533 Views

Update
No Update Available
Related News
Kawasan Asia Pasifik hendaknya waspadai intrik baru AS
Enam kali gagal, para penggagas ‘dukung Taiwan untuk berpartisipasi dalam WHA’ harus tahu malu
Kiat sukses para peternak di Kuche, Xinjiang Tiongkok
×