Rabu, 19 Januari 2022 12:24

Tiongkok jawab pertanyaan era dunia

Luar Negeri

Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri konferensi virtual Forum Ekonomi Dunia 2022 dan menyampaikan pidato penting di Beijing pada hari Senin lalu (17/1). Dari segi tren sejarah, ia telah mengajukan 4 butir prakarsa dan mengumumkan tiga buah aksi untuk menghadapi tantangan global, menunjukkan tekad dan upaya tegas Tiongkok kepada seluruh dunia dalam mendorong kerja sama internasional.

Dalam forum kali ini, Presiden Xi membagikan inspirasi berharga yang diperoleh Tiongkok dalam sejarah, mengimbau ‘maju dalam logika perkembangan sejarah, berkembang dalam arus perkembangan zaman’, menunjukkan pandangan jauh dan tanggung jawab historis seorang pemimpin negara besar.

‘Bergandengan tangan dan bekerja sama, berupaya bersama untuk melawan wabah’, menangani berbagai macam risiko, mendorong rehabilitasi ekonomi dunia dengan stabil, menjembatani kesenjangan pembangunan, membangkitkan kembali usaha pembangunan global, ‘mengesampingkan pikiran perang dingin, mewujudkan hidup berdampingan secara damai, saling menguntungkan dan menang bersama’, keempat butir prakarsa yang diajukan Presiden Xi kali ini tidak hanya berasal dari kesimpulan sejarah, tapi juga mempunyai fokus realistis yang kuat, menunjukkan arah bagi komunitas internasional untuk terlepas dari keadaan sulit saat ini.

Menghadapi wabah, Tiongkok tidak saja mempunyai sikap, tapi juga memiliki aksi, misalnya, Tiongkok telah memberikan sebanyak 2 milyar dosis vaksin kepada sebanyak 120 negara dan organisasi internasional, serta mengumumkan akan menyediakan lagi sebanyak ratusan juta dosis vaksin kepada Afrika dan negara-negara ASEAN.

Pada tahun lalu, ekonomi dunia telah pulih dari situasi sulit, namun prospeknya masih menghadapi ketidakpastian. Terhadap hal ini, Presiden Xi sekali lagi menekankan untuk mempertahankan globalisasi ekonomi, mempertahankan multilateralisme sejati, dan mengimbau berbagai pihak untuk mendorong perbaikan sistem pemerintahan global dan meningkatkan koordinasi kebijakan makro, dirinya bersedia bersama berbagai pihak mendorong pelaksanaan prakarsa pembangunan global, berupaya bersama agar negara mana pun tidak tertinggal. Multilateralisme sejati dan pendorongan pembangunan ekonomi dunia tipe terbuka yang diajukan Presiden Xi mewakili arah dan kecenderungan pembangunan dunia.

Menghadapi sejumlah kekuatan yang menciptakan konfrontasi dan perlawanan di dunia, Xi Jinping menekankan, proteksionisme dan unilateralisme tidak dapat melindungi siapa pun, dan pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri. Negara-negara yang berbeda, dan peradaban-peradaban yang berbeda hendaknya berkembang bersama serta bekerja sama dan menang bersama dalam keadaan mencari persamaan di tengah perbedaan.

Selain itu, dengan teguh mendorong pembangunan berkualitas tinggi, mendorong reformasi dan keterbukaan, serta mendorong pembangunan budaya ekologis, yang disampaikan Xi Jinping dalam pidatonya akan membuat Tiongkok terus memimpin pertumbuhan ekonomi dunia dan menjadi fondasi dasar untuk menstabilkan pembangunan dunia.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 105 Views

Update
No Update Available
Related News
Kawasan Asia Pasifik hendaknya waspadai intrik baru AS
Enam kali gagal, para penggagas ‘dukung Taiwan untuk berpartisipasi dalam WHA’ harus tahu malu
Kiat sukses para peternak di Kuche, Xinjiang Tiongkok
×