Jumat, 13 Mei 2022 11:20

Dunia berperang, AS senang

Luar Negeri

Pada hari Rabu yang lalu (10/5), Dewan Perwailan Rakyat (DPR) AS secara royal meratifikasi rencanan bantuan sebesar US$ 40 miliar kepada Ukraina, termasuk bantuan militer sekitar US$25 miliar. Sementara itu, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mengeluh bahwa AS sedikit pun tidak memberikan bantuan untuk pembangunan negara-negara Amerika Tengah selama perundingan yang berlangsung selama 4 tahun, sehingga masalah bantuan terhadap pembangunan Amerika Tengah pun terus ditangguhkan.

AS juga sangat pelit terhadap PBB. Sebagai negara pembayar iuran terbesar PBB, AS sudah lama tidak melaksanakan kewajiban pembayarannya. Sejauh ini, AS menunggak lebih dari US$ 1 miliar iuran PBB, meskipun dibandingan dengan bantuannya itu boleh dikata uang kecil, tapi kapan AS melunasinya masih menjadi sebuah tanda tanya.

Sama seperti tindakannya yang mengacau di mana-mana, bantuan AS kepada Ukraina pun bertujuan untuk mengadu domba antara Rusia dan Ukraina, untuk mengalahkan lawan dan mengikat negara sekutunya, agar membawa keuntungan besar kepada kombinasi militer dan industri AS dan memelihara hegemoninya.

Ini adalah sebabnya mengapa AS memberikan bantuan royal kepada Ukraina tapi tidak mempedulikan kebutuhan pihak lain, karena ‘dunia berperang, AS pun senang’. Bagi AS, kekacauan berarti keuntungan, keuntungan selalu diprioritaskannya.

Maka, asalkan AS terus menjadi ‘sumber kekacauan dunia’, ia akan mendatangkan lebih banyak malapetaka dan kekacuan kepada dunia.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 76 Views

Update
No Update Available
Related News
Kawasan Asia Pasifik hendaknya waspadai intrik baru AS
Enam kali gagal, para penggagas ‘dukung Taiwan untuk berpartisipasi dalam WHA’ harus tahu malu
Kiat sukses para peternak di Kuche, Xinjiang Tiongkok
×