Kamis, 08 Desember 2022 11:24

Tiongkok dan Arab adalah mitra sejati yang saling percaya dan mendukung

Luar Negeri

Kata ‘nomor 1’ dan ‘pertama’ yang sering ditemukan dalam ‘Laporan Kerja Sama Tiongkok-Arab di Era Baru’ ini cukup menyentuh, ternyata meskipun berjarak jauh, tapi hubungan Tiongkok dengan Arab begitu erat.

Dukungan politik antara Tiongkok dan Arab tidak pernah absen.

Pada Olimpiade Musim Dingin Beijing Februari 2022, ketika beberapa negara menganjurkan pemboikotan, para pemimpin Mesir, Arab Saudi, Qatar hadir di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing sebagai dukungan tegas kepada Tiongkok.

Ketika Ketua DPR AS Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan pada Agustus 2022, seluruh negara Arab yang berjumlah 22 negara menegaskan kembali prinsip satu Tiongkok, dan 18 negara di antaranya mengeluarkan pernyataan untuk mendukung Tiongkok.

Pada Oktober 2022, di sela-sela sesi ke-51 Dewan HAM PBB, ketika negara-negara Barat yang dikepalai oleh AS mendorong rancangan resolusi isu Xinjiang, negara-negara Arab menjunjung keadilan dan mendukung tegas Tiongkok.

Sejuah ini, Tiongkok telah membentuk hubungan kemitraan strategis maupun hubungan kemitraan strategis komprehensif dengan 12 negara Arab dan Liga Arab.

Seperti yang dikatakan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pidatonya di depan Markas Besar Liga Arab pada Januari 2016, “Kepercayaan ini tidak bisa dihancurkan dan tidak bisa dibeli dengan uang.” Ini adalah kesimpulan sejati dari persahabatan Tiongkok-Arab.

Saat terjadinya gempa bumi dahsyat Wenchuan di Provinsi Sichuan Tiongkok pada tahun 2008, Arab Saudi segera memberikan bantuan berupa dana dan material senilai lebih dari 60 juta Dolar AS kepada Tiongkok. Sementara di tengah wabah Covid-19, Tiongkok juga mengirimkan tim medis sejumlah sekitar 100 orang ke negara-negara Arab.

Makna kalimat ‘berat sama dipikul ringan sama dijinjing, dan senasib sepenangungan’, telah dibuktikan dengan aksi nyata oleh Tiongkok dengan Arab.

Tiongkok dan Arab saling mengenal melalui jalur sutra, dan menjadi mitra kerja sama alami dari pembangunan bersama ‘Sabuk dan Jalan’. Sejauh ini, Tiongkok dan 20 negara Arab telah menandatangani dokumen kerja sama pembangunan bersama ‘Sabuk dan Jalan’.

Berkenaan dengan inti masalah Timur Tengah, yaitu masalah Palestina, Presiden Tiongkok Xi Jinping selama 10 tahun berturut-turut menyampaikan ucapan selamat pada Konferensi Peringatan ‘Hari Solidaritas Internasional Bersama Rakyat Palestina’ PBB.

Menurut sebuah survei terhadap masyarakat dari 9 negara Arab antara lain Irak, Yordania dan Lebanon yang dilakukan oleh Unversitas Princeton AS, kesan baik masyarakat negara-negara Arab terhadap Tiongkok lebih tinggi daripada terhadap AS.

Pada akhir tahun 2022, pertukaran antara Tiongkok dan negara-negara Arab mencapai puncaknya, dan semua orang sangat mengharapkan kerja sama Tiongkok-Arab dapat mencapai tingkat yang baru.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 165 Views

Update
No Update Available
Related News
Tiongkok kukuhkan fondasi ketahanan pangan secara menyeluruh
Tahun Baru Imlek Tiongkok hangatkan ekonomi dunia
Pidato Presiden Xi berikan pedoman bagi peningkatan kerja sama Tiongkok-Amerika Latin
×