Selasa, 07 Pebruari 2023 13:31

Hong Kong yang sudah “kembali” bawa harapan kepada dunia

Luar Negeri

Mulai tanggal 6 Februari kemarin, Hong Kong dan Daratan Tiongkok memulihkan izin keluar masuk wilayah secara menyeluruh. Di seluruh pos perbatasan antara Hong Kong dan Daratan Tiongkok tidak lagi diberlakukan pembatasan dan tak lagi dibutuhkan reservasi. Bloomberg mengatakan, ini adalah bagian dari upaya Hong Kong untuk merevitalisasi ekonomi dan industri pariwisata.

Berkenaan dengan kabar terkait Hong Kong yang berencana secara gratis membagi-bagikan 700 ribu tiket pesawat kepada wisatawan global dan warga lokalnya, orang-orang benar-benar dapat merasakan hal yang dikatakan oleh pejabat Daerah Khusus Hong Kong bahwa kota metropolitan ini telah “kembali”. Opini umum internasional berpendapat, ke depannya Hong Kong akan memainkan keunggulan uniknya untuk menyambungkan Daratan Tiongkok dan daerah lain di dunia dengan lebih baik.

Beberapa waktu yang lalu, pandemi memberikan dampak negatif kepada ekonomi Hong Kong. Pada tanggal 1 Februari lalu, data perkiraan yang diumumkan oleh pemerintah Hong Kong menunjukkan, dibandingkan tahun 2021, PDB Hong Kong di tahun 2022 menurun 3,5% secara substansial. Data yang diumumkan Jawatan Pariwisata Hong Kong sebelumnya menunjukkan, pada tahun 2022, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Hong Kong hanya berjumlah 604 ribu orang, menurun drastis dibandingkan dengan waktu sebelum terjadinya pandemi.

Seiring dengan pengoptimalan kebijakan pencegahan pandemi Tiongkok dan perubahan situasi pandemi, Hong Kong dan Daratan Tiongkok akhirnya membuka kembali pos keluar masuk perbatasan secara menyeluruh. Hal ini mengandung harapan warga Hong Kong terhadap pemulihan ekonomi. Kepala Jawatan Keuangan Hong Kong Paul Chan Mo-po mengatakan, dapat diprediksi, berbagai urusan dinas, bisnis, wisata dan kegiatan ekonomi lainnya akan segera dipulihkan, personel lintas wilayah dan pengiriman barang pulang pergi akan meningkat secara stabil, itu juga akan mendorong ekspor, transportasi dan logistik, pariwisata, industri ritel dan katering Hong Kong, serta memberikan suasana dan harapan yang lebih positif dan optimis kepada ekonomi Hong Kong. Situs web CNN mengutip laporan analis the Goldman Sachs Group, Inc. menunjukkan, laju pertumbuhan ekonomi Hong Kong tahun ini diperkirakan akan mencapai 3,5%.

Saat ini, kabar baik sedang terus berdatangan. Laporan S&P Global Inc. menunjukkan, PMI Hong Kong pada bulan Januari meningkat sampai 51,2, untuk pertama kalinya kembali ke kisaran perluasan sejak bulan Agustus tahun lalu. Seiring dengan dibukanya pos perbatasan keluar masuk secara menyeluruh, Hong Kong akan lebih aktif ambil bagian dalam pembangunan Zona Teluk Besar Guangdong, Hong Kong dan Makao, sepenuhnya memanfaatkan ruang perkembangan yang dibawa oleh Repelita ke-14 negara, serta menjadi ‘penghubung super’ yang baik. Hal ini tidak saja memungkinkan Hong Kong dapat memperoleh tenaga penggerak pembangunan yang lebih besar, juga dapat mendatangkan lebih banyak peluang kemenangan bersama kepada dunia.

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 127 Views

Update
No Update Available
Related News
Lima pidato Xi Jinping dalam Forum Asia Bo’ao perhatikan masa depan Asia dan dunia
CGTN tayangkan film serial sistem demokrasi Tiongkok
Tiongkok bertekad perluas keterbukaannya
×