Rabu, 02 April 2025 11:39

Tak ada jalan keluar bagi “Teror Hijau yang Mencari Kemerdekaan”

Luar Negeri

Sejak hari Selasa kemarin (1/4), Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) mengorganisasi AD, AL, AU dan pasukan artileri untuk melakukan latihan gabungan di sekitar Pulau Taiwan.

Sementara itu, armada Penjaga Pantai Tiongkok (CCG) juga melakukan penegakan dan pengendalian hukum di sekitar Pulau Taiwan sesuai dengan prinsip Satu Tiongkok.

Ini tak pelak merupakan hukuman yang tegas terhadap kegiatan “teror hijau yang mencari kemerdekaan” yang dilakukan pihak penguasa Lai Ching-te, dan juga merupakan perlindungan tegas terhadap perdamaian dan kestabilan di Selat Taiwan, serta pembelaan tegas terhadap kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Tiongkok.

Lai Ching-te adalah seorang separatis “Kemerdekaan Taiwan” yang keras kepala. Baru-baru ini, pihak penguasa Lai Ching-te secara paksa mengusir sejumlah pasangan dari Tiongkok Daratan yang mendukung penyatuan kembali kedua tepi Selat di media sosial, sehingga menyebabkan banyak keluarga terpisah.

Hal ini telah bertentangan dengan etika dan kemanusiaan, sementara menginjak-injak demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Opini publik daerah Taiwan mengkritik bahwa Lai Ching-te telah terlibat dalam “teror hijau” dan “kediktatoran hijau” demi kepentingan politiknya sendiri, seperti McCarthyisme yang “muncul kembali”, tak lain membalikkan sejarah dan akan menyeretkan Taiwan ke kancah perang.

Isu Taiwan adalah urusan dalam negeri Tiongkok. Mempertahankan prinsip Satu Tiongkok sesuai dengan keinginan rakyat, keadilan dan kecenderungan umum. “Kemerdekaan Taiwan” tak ada jalan keluar, tapi Lai Ching-te tetap bersikeras untuk berupaya mencapainya.

Yang perlu ditunjukkan adalah, latihan bersama Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok di sekitar Pulau Taiwan ini ditujukan pada kegiatan separatis “Kemerdekaan Taiwan”, bukan saudara-saudara setanah air di Pulau Taiwan.

Taiwan adalah bagian Tiongkok,dan tidak pernah menjadi sebuah negara, baik pada masa lampau, masa kini maupun di masa depan. Satu-satunya sebutan daerah Taiwan di PBB adalah “Provinsi Taiwan Tiongkok”. Tindakan balasan Tiongkok Daratan terhadap kekuatan separatis “Kemerdekaan Taiwan”, juga telah mengeluarkan sinyal yang jelas kepada masyarakat internasional bahwa tekad Tiongkok untuk menyelesaikan isu Taiwan dan penyatuan kembali negara sangat kuat, Tiongkok mutlak tidak akan membiarkan siapa pun dan kekuatan mana pun memisahkan Taiwan dari Tiongkok. Semakin gila Lai Ching-te dan pengikutnya melakukan “teror hijau untuk mencari kemerdekaan”, maka semakin kuat pula hukuman Tiongkok Daratan terhadap mereka, dan semakin cepat kehancuran kekuatan separatis “Kemerdekaan Taiwan”!

favorite 0 likes

question_answer 0 Updates

visibility 104 Views

Update
No Update Available
Related News
Xi Jinping pimpin rapat politbiro Komite Sentral PKT
Palang Merah Tiongkok berikan bantuan kemanusiaan darurat ke daerah gempa Myanmar
Tiongkok rilis Buku Putih “Perkembangan dan Kemajuan Usaha HAM Xizang di Era Baru”
×