Senin, 20 November 2017

Pemkab Jepara ultimatum pedagang pasar darurat

Pemkab Jepara lewat Satpol-PP, memberi ultimatum pamungkas pada ratusan pedagang tradsional, saat ini buka lapak di pasar darurat, "Ngabul-Jepara". Para pedagang harus pindah ke pasar baru, "Pasar Desa Ngabul", hingga Sabtu depan. Setelah tenggat waktu itu, pasar darurat disapu bersih tanpa ampun.

Bulan lalu Pemkab Jepara akan meratakan pasar darurat. Para pedagang minta waktu. Sebelum itu, para pedagang jualan di "Pasar Ngabul Lama", tepi jalan raya Jepara-Kudus. Demi kelancaran lalu-lintas/faktor keamanan, pasar lama dirubuhkan.
Pedagang diminta pindah kepasar baru, "Pasar Desa Ngabul", 200 M dari lokasi lama. Pedagang menolak, memilih menempati pasar darurat diseberangnya.

Pasar Desa Ngabul, dibangun Pemerintah Desa Ngabul, terdiri ratusan kios. Didalamnya ada dua loos relatif besar/luas. Setelah setahun rampung dibangun, tak banyak pedagang berminat menempati pasar itu, kendati diberikan gratis. Alasannya, dipasar baru sepi pembeli. Akibatnya banyak kios mangkrak tak dihuni.
REDAKSI-Wa

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.