Jumat, 24 November 2017

Tarian Piring persembahan Indobatt pukau ratusan penonton di Beirut

(Lebanon. Rabu, 11 Mei 2016). Penampilan Tarian Piring yang dipersembahkan oleh personel Satgas Indobatt Kontingen Garuda XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) memukau ratusan penonton yang hadir pada acara Folk Dances, Cultures, Food Showcase tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Unesco (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) di Gedung Teatre Unesco, Beirut, kemarin malam.

Tarian Piring merupakan sebuah seni tarian milik orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan Talempong dan Saluang, dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang.

Penampilan Tarian Piring yang dibawakan oleh personel Indobatt tersebut, disaksikan langsung antara lain oleh Kepala Kantor HOC Dubes RI di Lebanon Bapak Andri Prasetyo Nugroho, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E. serta para masyarakat setempat, mereka membaur bersama penonton lain hingga acara selesai.

Selain menampilkan pertunjukan Tarian Piring, pada kesempatan ini juga digelar stand Indonesia yang menyajikan makanan ringan tradisional khas Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Konga XXIII-J/Unifil Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E. abituren Akademi Militer 1998, mengatakan bahwasanya selain bertugas menjaga perdamaian dunia, Satgas Indobatt juga sebagai duta bangsa mempunyai kewajiban untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada dunia.

Kepala Kantor HOC Dubes RI di Lebanon Bapak Andri Prasetyo Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa kagumnya atas penampilan dan ketrampilan para Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil serta peran aktifnya dalam kegiatan ini, hal tersebut disampaikan langsung kepada para personel Satgas Indobatt sesaat sebelum meninggalkan tempat acara.

REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

  • Harry

    Akan lebih bagus kalau setiap propinsi menyajikan tari chas daerahnya dalam satu musik midley. satu musik daerah berisi sekitar 33 jenis tari ( 3 mnt/ tari)