Selasa, 17 Januari 2017

Prajurit Kolinlamil latihan keterampilan bongkar pasang senjata

Guna meningkatkan kemampuan dan profesionalime personel, prajurit jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengasah keahliannya dalam hal bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS1 dan laras pendek pistol jenis FN, P2 dan Sig Sauer, di lapangan Apel Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (21/9).

Sebelum simulasi digelar, salah seorang pelatih yang berasal dari Staf Operasi Denma memberikan ulasan tentang anatomi dan teknis pelaksanaan bongkar senjata api tersebut.

Pelaksanaan pembinaan dan latihan bongkar pasang senjata kali ini mengusung materi penguasaan senjata api, dimana seorang prajurit harus tau dan mengerti serta memahaminya. Dengan terlatihnya mereka dalam pemahaman dan penguasaan senjata diharapkan para prajurit dalam pelaksanaan tugas tidak terdapat keragu-raguan dan kesalahan khususnya dalam penggunaan senjata.

Menurut Komandan Detaseman Markas (Denma) Kolinlamil Letkol Laut (P) Dewa Gede Bagus Oka, S.E., latihan bongkar pasang senjata ini merupakan salah satu agenda rutin dalam program kerja Pembinaan Latihan (Binlat) Triwulan (TW) ke-3 di lingkungan Kolinlamil guna mengingatkan kembali para prajurit dalam hal penguasaan senjata.

“Dalam latihan ini, khusus untuk perwira pertama (Pama) atau perwira berpangkat mulai dari letnan dua hingga berpangkat Kapten melaksanakan bongkar senjata laras pendek jenis pistol FN, sedangkan personel bintara dan tamtama melaksanakan bongkar pasang senjata laras panjang jenis SS-1,” jelas pamen melati dua di pundak itu.

Lebih lanjut Dandenma menjelaskan bahwa latihan kering bongkar pasang senjata hari ini, nantinya akan dilanjutkan pembinaan latihan menembak senjata laras panjang maupun laras pendek menggunakan amunisi di lapangan tembak Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Pembinaan Latihan menembak ini di lingkungan Kolinlamil telah diprogramkan secara rutin sebanyak empat kali dalam satu tahun. Setiap prajurit diwajibkan untuk meningkatkan kemampuannya dalam hal penguasaan senjata api baik laras panjang maupun laras pendek, yang pelaksanakannya telah diatur oleh Staf Operasi Denma.

“Dalam satu Triwulan, untuk prajurit strata bintara dan tamtama akan mendapat porsi latihan rutin dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-1 dan M 16 kaliber 5,56 mm, sementara untuk strata perwira selain laras panjang juga latihan dengan menggunakan pistol jenis P2, FN dan jenis lainnya,” jelasnya.

REDAKSI-Ma

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.