Sabtu, 21 Januari 2017

Diguyur hujan Karnaval Grebeg Suro Kajen tetap menarik

Pati-bicara tentang Kajen pasti tak akan bisa lepas dari seorang ulama' yang bernama H.Mutamakin atau yang lebih dikenal Mbah Mutamakin.

Banyak berbagai perubahan ketika beliau singgah dikajen dan menjadi ulama' penyebar agama Islam di Desa Kajen.

Adapun hari ini 10/10, adalah "buka luwur" dari Mbah Mutamakin beberapa rangkaian acara seperti manaqib, khotmil qur'an dan sebagainya menjadi sebuah acara inti dalam acara buka luwur tersebut.

Dan acara pada siang ini 10/10 yakni Karnaval yang di ikuti oleh seluruh masyarakat kajen dan Desa sekitar yang ikut berpartisipasi pula dan menjadi agenda tahunan yang sangat di nanti.

Banyaknya pondok ataupun madrasah di Kajen menjadikan suasana semakin semarak dengan keikut sertaan kaum pondok.

Dari berbagai unsur seni atau tradisi masyarakat kajen khususnya yang sangat ditonjolkan, seperti tongtek.

Walaupun dengan keadaan hujan yang lumayan deras mengguyur,tidak menjadikan sepi penonton.

Tak hanya dari kajen yang memadati sebagai penonton, banyak juga dari luar daerah Pati yang memang meluangkan waktu khususnya untuk berziarah ke makam Mbah Mutamakin.

Lia dari kudus, dari tahun ke tahun setiap acara grebeg suro dikajen, saya selalu datang dan menyaksikan karnaval yang sangat saya tunggu-tunggu dan menjadi daya tarik tersendiri jika melihat semua tumpah ruah, tumplek blek bersatu padu menunjukkan budaya lokalnya walaupun dengan keadaan hujan, tuturnya.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Event