Selasa, 28 Februari 2017

Jembatan Lembongan roboh, 8 meninggal puluhan luka-luka

Jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan Kabupaten Klungkung, Bali roboh pada Minggu (16/10/2016) pukul 18.30 WITA.


Berdasarkan laporan sementara semua korban adalah masyarakat lokal. Tidak ada warga asing.


Pencarian dilakukan oleh masyarakat dan aparat setempat. Petugas Basarnas, BPBD dan lainnya belum dapat menjangkau pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan. Kapal Basarnas akan diberangkatkan pada Senin (17/10) pagi pukul 06.00 WITA.


Saat roboh diatas jembatan terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan di Pura Bakung Ceningan yaitu Hari Nyepi Segara dimana tidak melakukan aktivitas di laut sehingga di atas jembatan banyak masyarakat yang melewati jembatan. Sebelum runtuh sudah goyang-goyang kemudian ambruk. Beberapa pengendara motor dan orang sehingga jatuh ke laut yang sedang surut. Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Beberapa korban yang jatuh ada yang langsung berenang dan berjalan di selat. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk.


Diduga karena kelebihan beban karena banyaknya masyarakat di atas jembatan sehingga seling jembatan putus dan jatuh ke laut. Selain itu beberapa kali juga pernah rusak dan sudah mendapat perbaikan. Lokasi di kepulauan menyebabkan kesulitan untuk melakukan evakuasi.


Info lanjut hubungi:

1) Indra (Kepala BPBD Bali 081339184444,

2) Murna (BPBD Klungkung 0366 91062).


Ada beberapa versi laporan jumlah korban meninggal yaitu 8 dan 9 dari BPBD, Kantor SAR, Puskesmas dll. Untuk itu data yang benar adalah 8 orang meninggal dunia denga identitas sbb:


1. I Wayan Sutamat, 49, asal Jungut Batu.

2. Putu Ardiana, 45, Lembongan.

3. Ni Wayan Merni, 55, Jungut Batu.

4. I Putu Surya, 3, Jungut Batu,

5. I Gede Senan, 40, Kutampi Np.

6. Ni Wayan Sumarti, 56, Dusun Klatak.

7. Ni Putu Krisna Dewi, 9.

8. Ni Kadek Mustina, 6.


30 orang luka adalah 22 orang luka ringan dan 2 orang luka berat. Semua dirawat di puskesmas.


Info dari Bapak Sutopo Purwo Nugroho

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

REDAKSI-Wa

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.