Kamis, 19 Oktober 2017

Mantan perawat ciptakan kue bolu gulung batik 

Riyanti mantan perawat daerah Sikabaluan, Kabupaten Mentawai Sumatera Barat menciptakan kue bolu gulung batik kukus.

Seni membuat batik tidak hanya bisa dituangkan lewat wadah kain atau kayu, namun juga bisa dibuat di atas kue inilah dibuat Riyanti di Kota Padang

"Belajar membuat kue belasan tahun di Jakarta namun baru menciptakan kue bolu gulung batik di Padang,"kata Riyanti.

Ia menjelaskan, seni dalam pembuatan kue sangat diperlukan kejelian dan ketelatenan dalam memilih perpaduan warna, sehingga membuat tampilannya menjadi menarik dan enak dipandang mata. Kue ini menjadi makanan khas Kota Padang.

"Berbagi motif batik tradisional dari berbagai daerah di tanah air diukir di atas kue bolu

Wadah atau loyang terbuat dari almunium dilapisi kertas minyak ukuran 50 kali 50 centimeter menorehkan krim kue yang terbuat dari tepung maizena yang dicampur dengan pewarna makanan hingga membentuk seperti lukisan bermotif batik.

Dalam pembuatan kue batik dikukus dengan suhu 70 derjat hingga 80 derajat persediperlukan waktu selama 25 menit kemudian didinginkan selama 5 menit setelah itu di oleh selai." Setelah di dinginkan kue digulung sehingga berbentuk seperti tabung,"jelas Riyanti.

Ia mengatakan, untuk satu bolu gulung kukus batik dijual dijual seharga Rp65 ribu hingga Rp75 ribu//Saat ini Riyanti menjual kue bolu kukus melalui media sosial seperti Facebook,Whatsapp, Line serta Twitter.

"Pemasan kue ini tidak hanya Kota Padang namun sudah merambah negara Malyasia,"katanya.

Sementara itu Dewi salah seorang Pembeli dari Jakarta menyatakan, sangat tertarik dengan kue bolu gulung kukus batik ketika melihat kiriman gambar dari Whatsapp teman.

"Salah seorang teman di group memposting gambar kue, sangat tertarik untuk membeli kue tersebut, apalagi harganya sangat terjangkau,"katanya.

REDAKSI-SiK

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.