Jumat, 15 Desember 2017

Kostrad serahkan lapak bagi pedagang di perbatasan

(Penkostrad. Kamis, 5 Januari 2017). Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 321 Kostrad Letkol Inf M Ghoffar Ngismangil menyerahkan Los Pasar Oepoli sebanyak 10 lapak kepada masayarakat Oepoli, Rabu (4/1).

Acara penyerahan Los Pasar tersebut dihadiri Bapak Raja Tom Komeo, Pendeta Gereja Protestan (GMIT), Danki Pos Oepoli Tengah, Danpos AL, Danpos Oepoli Sungai, Danpos Oepoli Pantai, anggota Poster, Babinsa Koramil 06 Nikleu, Kades Netemanu Utara, anggota Polsek Oepoli, anggota Nusantara Sehat dan sebagian pedagang pasar Oepoli sebanyak kurang lebih 7 orang.

Dalam sambutannya Dansatgas menyampaikan bahwa pembuatan Los Pasar Oepoli merupakan perintah dari Danrem 161 WS Kupang, Brigjen TNI Heri Wiranto, SE, MM melanjutkan pembuatan los pasar sebelumnya yang dikerjakan oleh Satgas Teritorial.

Satgas Yonif Raider 321 Kostrad diberi tugas untuk melanjutkan pembangunan Los Pasar sepanjang 40 meter dan lebar 3 meter yang terdiri dari 10 lapak. Pengerjaan ini cukup singkat yaitu selama 7 hari dikerjakan oleh Tim Pimu Satgas, dipimpin Serka Julkifli, dibantu oleh anggota Pos Oepoli Tengah.

Harapan dari Danrem yang disampaikan melalui Dansatgas, “Semoga pembuatan Los Pasar ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi pedagang yang berjualan di pasar Oepoli. Masyarakat agar merawat dan memelihara apa yang sudah dibangun sehingga bangunan bisa bertahan lama”.

Dansatgas Letkol Inf M Ghoffar Ngismangil juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan terutama Bapak Raja atas bantuannya baik tenaga dan terutama dalam menyediakan bahan-bahan lokal seperti kayu dan pasir sehingga pembuatan Los Pasar ini bisa diselesaikan dengan cepat.

Dalam waktu yang sama, Bapak Raja Tom Komeo berterimakasih kepada pihak Satgas dalam kesempatan sambutan yang disampaikannya. “Kami juga turut berterimakasih kepada pihak TNI yang terlibat langsung dalam pembuatan Los Pasar sehingga para pedagang bisa lebih nyaman untuk berdagang. Terima kasih juga karena dengan adanya kehadiran Satgas khususnya Danki Oepoli bersama anggota, bisa saling membantu masyarakat Oepoli dalam berbagai kegiatan kemanusiaan”.

Pasar Oepoli merupakan sarana utama terutama dalam kegiatan perdagangan baik dalam memenuhi sembilan bahan pokok dan tempat memasarkan hasil bumi masyarakat di sini. Walaupun operasinya hanya sekali dalam seminggu, yakni pada setiap hari Selasa namun bisa didatangi para pedagang dari kabupaten TTU maupun Kab. Kupang sehingga kebutuhan masyarakat Oepoli dapat terpenuhi dengan baik.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa