Selasa, 24 Januari 2017

Kontingen Garuda XX-M/Monusco terima medali UN

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) dibawah pimpinan Letkol Czi Sriyanto menerima penyematan Medali Parade dari UN atas jasa pengabdian selama 1 (satu) tahun di daerah misi, yang dilaksanakan dalam sebuah Upacara Militer di Base Camp Kontingen Indo Eng Coy, Bumi Nusantara, Haut-Uele District, Kota Dungu, Republik Demokratik Kongo, Rabu (11/1).

Banyak hal yang telah dilakukan dan dicapai selama 1 (satu) tahun untuk Misi UN dan pemerintah Kongo khususnya di Dungu. Medal Parade merupakan moment dimana Kontingen Garuda mendapatkan medali penghargaan yang diberikan UN atas jasa selama pengabdian di daerah misi.

Sebagai tamu kehormatan yang menyematkan Medali adalah Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc, Komandan Kontingen Nepal, dan beberapa pejabat dari Bunia.

Kontingen Indonesia dengan penuh semangat menunjukkan kesiapan mereka yang sudah mempersiapkan acara ini dalam satu bulan sebelum pelaksanaan. Persiapan dimulai dari penjemputan tamu kehormatan, dilanjutkan dengan Upacara. Hadirin dibuat takjub oleh kesigapan gerakan dan kedisiplinan anggota Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco dalam melaksanakan baris-berbaris.

Penyematan Medali UN kepada seluruh anggota Kontingen Garuda dilakukan oleh Komandan Brigade Ituri Brigadir Jenderal Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc., Head of Office Dungu Log Base Mrs. Alessandra, Komandan Northern Sector, Walikota Dungu dan Komandan Ban Air.

Usai pelaksanaan upacara pasukan Garuda menampilkan demonstrasi dan pertunjukan seni budaya Indonesia diantaranya demonstrasi Beladiri Militer dan Kolone Senapan, dengan membuat kagum tamu undangan yang hadir oleh gerakan-gerakan Yong Modoo yang dilakukan oleh 12 orang. Gerakan teknik bantingan dan demonstrasi pertarungan lapangan dengan sangat cepat, yang berlatarkan 20 orang melaksanakan gerakan seirama Kolone Senapan. Kemudian dalam waktu yang sangat singkat orang-orang berbaju hitam bersarung tiba-tiba masuk ke podium. Ini merupakan Tari kecak dari bali yang dibawakan oleh 40 orang.

Tamu dan undangan dibuat geli dengan koreografi gerakan kocak Hanoman yang dalam cerita tari kecak melawan Rahwana. Setelah tari kecak Komandan Brigade Ituri, Komandan Kontingen Nepal, tamu undangan, dan banyak dari tamu diajak joget Maumere bersama.


Usai joget Maumere bersama dilaksanakan foto bersama dan setelah itu para tamu undangan bergerak ke Rub Hall diantar oleh kreografi Tari Mambesak dari Papua. Sampai di Rub Hall, tamu dan undangan langsung disambut oleh Tari Marawis. Kemudian ditutup oleh tarian Gendrang Bulo dari Makasar dalam makan bersama. Semua terlaksana dengan terstruktur dan rapi ditambah semangat seluruh anggota Satgas Konga XX-M/Monusco.

Komandan Brigade Ituri Brigadir Jendral Kazi Mohammad Kaiser Hosain, Ndu, Psc dalam sambutannya pada saat menjadi Inspektur Upacara dan pidato singkat di Rub Hall, berkali-kali menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi Indonesian Engineering Company (IEC) di Monusco.

Ia menyampaikan bahwa pasukan Indonesia adalah pasukan paling disiplin dan paling berdedikasi dalam tugasnya. Ia pun membacakan record pekerjaan IEC yang tercatat di Ituri Brigade dalam kurun waktu satu tahun. “Saya sangat menikmati acara Medal Parade Indonesia, bahkan sampai naik heli saat kepulangannya,” ucapnya.

Dalam kedatangannya, Komandan Brigade Ituri juga memberikan Letter of Appreciation dari Force Commander. Indonesia juga dalam waktu dekat ini akan mendapat Letter Appreciation dari Force Engineer Monusco.

Sementara itu, Head of Office Dungu Alessandra yang berkewarga negaraan Italia, dalam wawancaranya bersama Staf Penerangan Satgas mengatakan, baru sekali mengikuti upacara seperti ini. Sedikit Upacara Militer, sedikit tari-tarian, sedikit banting-membanting, sedikit musik dan nyanyian, sempurna.

“Saya belum pernah ke Indonesia, tapi saya sudah mendengar bahwa Indonesia kaya akan budaya, dan saya yakin akan hal itu sekarang. Setelah saya melihat tari-tarian, destinasi wisata Indonesia dan seluruh kegiatan Medal Parade ini, harus saya pertimbangkan untuk membawa seluruh keluarga saya untuk cuti dan berkunjung ke Indonesia,” ujar Head of Office Dungu Alessandra dengan penuh semangat.

Diakhir rangkaian acara Medal Parade, Dansatgas Garuda XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto, M.I.R, M.A, Phc (j) menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh anggota Satgas Garuda XX-M/Monusco yang selalu bersemangat dari awal penugasan, pekerjaan-pekerjaan yang diberikan UN, sampai dengan perayaan Medal Parade yang baru saja selesai dilaksanakan. “Ini bukan merupakan kesuksesan 175 orang semata, namun ini adalah kesuksesan bangsa Indonesia di Republik Demokratik Kongo,” katanya.

“Kita disini adalah Delegasi Militer Republik Indonesia, militer negara lain dan staf UN pun memanggil kita Indonesian Contingent, jadi kesuksesan kita ini juga merupakan bagian dari kesuksesan Bangsa Indonesia,” ujarnya.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa