Sabtu, 24 Juni 2017

Lagi-lagi, KRI Tanjung Kambani dukung operasi Pamtas RI 

Untuk kesekian Kalinya satu kapal perang TNI Angkatan Laut dari jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), KRI Tanjung Kambani 971 melaksanakan operasi Pergeseran Pasukan (Serpas), kali ini dari Batalyon Infateri 310/Kidang Kencana Kodam III Siliwangi, dan dari Batalyon 405/Surya Kusuma Kodam IV Diponegoro, serta dari Batalyon 503/Mayangkara Kodam V Brawijaya yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini.

KRI yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta tersebut mengangkut lebih dari 450 pasukan dari Ketiga Batalyon Raiders andalan dari masing-masing tiga Kodam (III Siliwangi, IV Diponegoro dan V Brawijaya). Pelepasan pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini ini, dilaksanakan di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin sore (13/2).

Kapal perang jenis Bantu Angkut Personel (BAP) dengan Komandan Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, S.E. yang merupakan alumni AAL Angkatan 1998. KRI Tanjung Kambani 971 akan menurunkan pasukan yang bertugas menjaga perbatasan RI-Papua Nugini terakhir di Dermaga Merauke.

Komandan KRI Tanjung Kambani 971 mengatakan bahwa kapalnya dan seluruh anak buah kapal dalam kondisi siap sehingga pada penugasan mendukung Serpas Satgas Pamtas RI – PNG Batalyon Raider ini dapat berlangsung dengan aman dan lancar, begitu juga dalam perjalanan kembali dalam mendukung Serpas Batalyon lain yang selesai melaksanakan tugas kembali ke kesatuan awal diharapkan tidak terdapat suatu halangan dan cuaca di laut akan mendukung.

Selain menurunkan pasukan di daerah operasi yang telah ditentukan, kapal perang tersebut juga akan menarik pasukan Satgas yang lama di tiga titik tempat operasi termasuk Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini yang telah bertugas selama enam bulan, untuk kembali ke kesatuan asal.

Pergeseran pasukan ke seluruh wilayah nusantara merupakan salah satu tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina tunggal sistem angkutan laut militer. Selain mendukung pergeseran pasukan TNI ke daerah batas-batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berbatasan dengan negara tetangga, Kolinlamil juga aktif dalam mendukung pergeseran material, dan logistik ke daerah-daerah rawan dan pulau-pulau terluar RI.

Kapal perang jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di tahun 2017 ini akan melaksanakan dukungan terhadap operasi pengamanan perbatasan (Pamtas), pengamanan wilayah pulau terluar (Pamputer) dan pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) melalui pergeseran pasukan (Serpas) maupun pergeseran logistik (Serlog) dan pergeseran material (Sermat).

Asisten Operasi Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) P. Rahmad Wahyudi, S.E., mengatakan, hingga saat ini kapal perang Kolinlamil baik yang berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya maupun Jakarta terus siap dalam mendukung pelaksanaan Serpas, Sermat maupun Serlog dalam tugas menjaga Pamtas, Pamrahwan, maupun Pamputer di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik di wilayahTimur maupun Barat sesuai perintah operasi.

Kolinlamil merupakan salah satu Komando Utama di jajaran TNI Angkatan Laut yang pembinaannya berada di bawah Kepala Staf Angkatan Laut. Sedangkan komando operasional berada di bawah Panglima TNI. Sebagai Kotama operasi, Kolinlamil bertugas menyelenggarakan operasi angkutan laut TNI baik dalam rangka Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
REDAKSI-ank

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain