Kamis, 23 November 2017

Tim WFQR Lantamal IV amankan MT Alexander diduga akan lakukan kegiatan ilegal 

Tanjungpinang - Diduga akan melakukan kegiatan ilegal berupa transfer BBM “ship to ship” di Perairan OPL, MT Alexander diamankan oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV dari unsur KAL Welang di sekitar Perairan Teluk Jodoh Batam, Selasa (14/03).

Laksma TNI S. Irawan mengatakan, MT Alexander menjadi target operasi tim WFQR Lantamal IV setelah adanya informasi berkaitan dengan aktivitas ilegal yang akan dilakukan oleh kapal tersebut.

“Berbekal informasi tersebut, KAL Welang melakukan patroli di sekitar Selat Malaka untuk memburu target. Tak mau kehilangan target, KAL Welang melakukan pengejaran hingga akhirnya pada posisi 01 11.048' U - 103 55.922' T Teluk Jodoh, tim menghentikan target dan melakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Sat Kopaska) Armabar menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, MT Alexander GT 307 berbendera Malabo di nakhodai oleh “AH” dengan ABK 5 orang berkewarganegaraan Indonesia. Menurut pengakuan nakhoda kapal, milik “AD” akan berlayar tanpa muatan dari Batam menuju Johor Malaysia.

“Tim menemukan pelanggaran yang dilakukan, di antaranya nakhoda dan KKM tidak memiliki SKK, tidak memiliki SIJIL, tidak dilengkapi dengan buku pelaut dan Crew list,” ungkap Laksma TNI S. Irawan.

Lebih lanjut, Danlantamal IV menegaskan, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak KSOP Batam, diduga SPB yang ditunjukkan adalah palsu, hal ini diindikasikan dari tidak adanya tanggal dan waktu keberangkatan kapal serta jumlah ABK.

“MT Alexander diduga kuat akan melaksanakan kegiatan ilegal berupa transfer BBM antar kapal `ship to ship` di Perairan OPL, untuk itu akan dilakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.

Kapal beserta seluruh ABK dan muatan di bawah pengawalan tim WFQR Lantamal IV dibawa menuju dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Dispen Lantamal IV)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa