Kamis, 23 November 2017

Divif 2 Kostrad juara lomba Body Contest Kostrad

Perjuangan tim Binaraga Divisi Infanteri 2 Kostrad selama beberapa bulan belakangan ini akhirnya membuahkan hasil manis, mereka berhasil mendominasi pada kejuaraan Body Contest Kostrad yang digelar di Gedung Sandoyo, Madivif 2 Kostrad, Kamis (6/4).

Sebanyak 25 orang prajurit Divif 2 Kostrad ini diikutkan pada kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke 56 Kostrad tersebut. Sebelumnya mereka melaksanakan pemusatan latihan di Resimen Artileri Medan 1 Kostrad yang bermarkas di Rampal, Malang sejak awal bulan Februari lalu.

Adapun prajurit yang berhasil menyabet juara 1 dan mengharumkan nama Divif 2 Kostrad yaitu Sertu Amrullah. Pria Abituren Bintara PK tahun 2012 ini berasal dari Satuan Yonzipur 10 Kostrad yang bermarkas di Pasuruan. “Alhamdulillah perjuangan saya selama ini tidak sia-sia, ini semua berkat dukungan serta doa para pelatih dan rekan-rekan, terima kasih”, pungkas Amrullah.

Prada Burhanudin dari Yonif Mekanis 411/ Pandawa Kostrad yang tampil di kelas +65 kg berhasil menjadi juara 1 di ajang Kostrad Body Contest Championship 2017 setelah tampil memukau dihadapan para juri kontes yang menampilkan keindahan otot-otot tubuhnya.

Selain itu Prada Chris Michael masih dari Yonif Mekanis 411 Kostrad berhasil menjadi juara ketiga diajang yang sama pada kelas Expert Beginner (over all) . Sehingga petarung-petarung Divif 2 Kostrad berhasil memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama satuan di ajang ini.

"Kami bangga dengan hasil yang diraih oleh prajurit kami karena ketekunan serta perjuangan akhirnya mereka menuai hasil yang memuaskan dan semoga sukses ini awal dari sukses yang akan datang " ungkap Danyonif Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S. Sos disela acara Apel Komandan Satuan di Madivif 2 Kostrad.

REDAKSI-

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.