Rabu, 24 Mei 2017

Wisata hari minggu sambil berolahraga di Yonif Mekanis 413 Kostrad

Setelah sepekan beraktivitas, warga Mojolaban memanfaatkan momen hari minggu untuk berolahraga. Cuaca pagi hari yang cerah membuat warga semakin antusias untuk berolahraga di Markas Yonif Mekanis 413 Kostrad.


Jalan Tol Yonif Mekanis 413 Kostrad merupakan julukan oleh masyarakat sekitar asrama maupun daerah lain yang memang cukup dekat dengan Batalyon Infanteri Mekanis 413 Kostrad dan merupakan tempat yang memang sudah tidak asing lagi bagi warga Mojolaban.


Panjang jalan sekitar 850 meter menjadi pilihan tepat bagi masyarakat jika ingin berolahraga atau jogging, dengan kanan kiri sawah sepanjang jalan merupakan pemandangan yang cukup menarik untuk dilewatkan oleh masyarakat Mojolaban setiap Minggu pagi hari. Kegiatannya macam-macam, ada yang lari, senam, main bola, sepeda atau hanya duduk-duduk menikmati pagi hari sambil wisata kuliner pagi di pinggiran lapangan Yonif Mekanis 413 Kostrad.


Anak-anak, remaja, dewasa sampai orang tua hadir di jalan Tol Yonif Mekanis 413 Kostrad pagi ini. Kebanyakan mereka hanya untuk refreshing setelah seminggu melakukan aktifitas. "Saya sengaja datang ke Tol Yonif Mekanis 413 untuk melihat-lihat aktifitas yang terjadi di Minggu pagi sambil jogging, saya merasa terhibur dan penat saya hilang sehingga keesokan harinya saya bisa fresh untuk bekerja," ujar Eni, (27 Thn) salah satu pengunjung Tol yang bekerja sebagai pegawai Bank Swasta di Sukoharjo.


Lain lagi dengan Dimas yang mengaku baru rutin meramaikan jalan Tol Yonif Mekanis 413 Kostrad sejak awal 2017. Suasana yang ramai membuat dirinya merasa betah berolahraga di kawasan tersebut. "Enak jadi nggak males-malesan, seandainya haus atau lapar sehabis jogging sudah ada jajanan yang tersedia di depan Batalyon," kata Dimas.


REDAKSI-

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.