Jumat, 28 Juli 2017

JR Papua menginisiasi Forum Diskusi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Umum

Sorong, Peningkatan pertumbuhan industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Raja Ampat memacu penigkatan jumlah wisnu dan wisman serta hal ini memacu pertumbuhan mobilitas orang dan barang yang menggunakan sarana transportasi dari dan ke Raja Ampat.

Pertumbuhan mobilitas orang dan barang tentu saja berbanding lurus dengan kebutuhan alat transportasi laut. Jasa Raharja sebagai User UU No.33&34 Tahun 1964 menginisiasi acara "Forum Diskusi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Umum" dengan Steakholder lainnya di Kabupaten Raja Ampat seperti Dishub Kabupaten Raja Ampat, Polres Raja Ampat serta pelaku bisnis transportasi laut di Kabupaten Raja Ampat.

Dalam forum diskusi tersebut, sebagai narasumber antara lain Kepala Cabang Jasa Raharja Papua dan Papua Barat Suratno SE MM, Kadisub Kabupaten Raja Ampat Decky Rahawarin, dan IPTU Petrus K dari Polres Raja Ampat.

Pada hakekatnya semua pemangku kepentingan yang hadir sangat setuju dengan inisiasi forum diskusi ini dan menyampaikan terima kasih kepada Jasa Raharja yang memfasilitasi acara ini. Dan untuk mengimplementasikan forum ini serta UU No. 33 Tahun 1964 ditandatangani Memoranfum Of Undestanding (MoU) antara Jasa Raharja dengan pelaku bisnis transportasi laut di Kabupaten Raja Ampat.

Dan pada kesempatan itu juga sebagai komitmen sebagai BUMN yang lahir untuk melayani JR Papua memberikan bantuan alat keselamtan pelayaran laut kepada beberapa pelaku industri transportasi laut, karena tugas Jasa Raharja bukan saja membayar santunan bagi korban laka lantas dan angkutan umum tapi juga turut berperan dalam mencegah kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum. (Humas JR Papua)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.