Jumat, 28 Juli 2017

PT ASABRI beri santunan pada korban kecelakaan latihan PPRC Natuna 2017

Diberitakan sebelumnya pada Mei 2017, empat orang prajurit TNI AD dari satuan Yonarhanud 1 Kostrad meninggal dunia dan delapan orang lainnya luka-luka saat melaksanakan Latihan Gabungan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna, Kepulauan Riau.

Ketika itu, salah satu pucuk meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/Kostrad yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi, sehingga tidak dapat dikendalikan. Kejadian tersebut tentunya meninggalkan luka yang mendalam khususnya bagi satuan Yonarhanud 1 Kostrad.

Sebagai wujud kepedulian, Negara melalui TNI sudah memberikan bantuan dan santunan, baik dari tingkat TNI, TNI AD, Kostrad maupun Divisi Infanteri 1 Kostrad.

Belum lama ini tepatnya pada hari Selasa, 11 Juli 2017, Batalyon Arhanud 1 Divif 1 Kostrad menyelenggarakan acara penerimaan santunan korban kecelakaan Latihan PPRC TNI Natuna tahun 2017 dari PT ASABRI yang diwakili oleh Kepala Divisi Kepesertaan PT ASABRI bapak Hari Sarwono,S.E.

Acara yang dilaksanakan di ruang Loby Mayon Arhanud 1 Kostrad diawali sambutan dari Komandan Batalyon Arhanud 1 Kostrad, Letkol Arh Yogi Nugroho,BS,MPM., dilanjutkan sambutan Kepala Divisi Kepesertaan PT ASABRI bapak Hari Sarwono,S.E. Acara diakhiri penyerahan santunan kepada para istri Almarhum Kapten Arh Heru Bayu, Praka Edy, Pratu Ibnu Hidayat dan Pratu Marwan.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.