Jumat, 28 Juli 2017

Yonif Para Raider 503 Kostrad ikuti donor darah HUT Ke-71 Bhayangkara

Sebanyak 20 orang prajurit Yonif Para Raider 503 Kostrad dibawah pimpinan Lettu Inf A. Afandi Dalimunte mengikuti bakti sosial donor darah HUT Ke-71 Bhayangkara tahun 2017, bertempat di Gedung Wira Satya Mapolres Mojokerto Jl. Gajah Mada No. 99 Mojosari Mojokerto, Rabu (12/7).

Selain prajurit Yonif Para Raider 503 Kostrad, kegiatan yang diselenggarakan oleh Polres Mojokerto dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Mojokerto tersebut juga diikuti oleh personel TNI dari Korem 082/CPYJ, anggota Polres Mojokerto dan jajaran serta ibu-ibu Bhayangkari Polres Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, SH., S.IK, yang membuka langsung kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua jajaran Polres Mojokerto dan Ibu-Ibu Bhayangkari, Korem 082/CPYJ, Kodim 0815/Mojokerto, Yonif Para Raider 503 Kostrad dan segenap peserta lainnya yang turut berpartisipasi pada peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara Tahun 2017 tersebut.

Secara terpisah Kakorum Yonif Para Raider 503 Kostrad, Mayor Inf Dicky Purwanto, S.Sos. menyampaikan. “Pengerahan personel Yonif Para Raider 503 Kostrad dalam kegiatan Baksos donor darah dalam rangka HUT Ke-71 hari Bhayangkara tahun 2017 ini merupakan bentuk kebersamaan dan sinergitas TNI yang ada di wilayah Mojokerto yang saling mendukung satu sama lain dalam pelaksanaan kegiatan”, ungkapnya.

“Donor darah juga sebagai salah satu bentuk ibadah untuk membantu sesama yang membutuhkan darah kita”, ungkap Lettu Inf A. Afandi Dalimunte selaku Perwira Seksi Intelijen Yonif Para Raider 503 Kostrad. “Disamping itu, donor darah juga bermanfaat terhadap kesehatan pendonor itu sendiri, yakni untuk penyegaran sirkulasi darah agar lebih sehat”, tambahnya.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Kemanusiaan