Jumat, 24 November 2017

Denpal Divif 2 Kostrad bersama masyarakat gotong royong pembangunan Masjid Al-Hamid

Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Detasemen Peralatan Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar kegiatan karya bhakti pembangunan Masjid Al-Hamid di Dusun Gondangsuko, Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.


Proses pembangunan Masjid dikerjakan secara gotong royong antara prajurit dengan masyarakat dan tokoh agama setempat. Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam pembangunan masjid tersebut yaitu membantu pelaksanaan proses pengecoran kubah. Kegiatan ini dilaksanakan agar pembangunan Masjid bisa cepat terselesaikan, sehingga dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan ibadah oleh seluruh masyarakat.


Dipimpin Pelda I Nengah Sastra selaku Bintara Teritorial (Bater), sebanyak 20 orang anggota Denpal Divif 2 Kostrad berpartisipasi pada kegiatan karya bhakti tersebut. Disamping untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam kehidupan beragama Dusun Gondangsuko, kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai roh kekuatan TNI AD dalam upaya kepentingan pertahanan negara.


Selain itu, karya bhakti ini juga merupakan kegiatan pembinaan teritorial satuan seperti yang diamanatkan dalam fungsi utama TNI AD, untuk mewujudkan jati diri sebagai tentara rakyat dan sebagai pelindung rakyat.


Selaku ketua panitia pelaksanaan pembangunan Masjid Al-Hamid, Gus Amanulloh menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit Denpal Divif 2 Kostrad karena sudah membantu pelaksanaan pembangunan masjid ini.


“Kami selaku panitia pembangunan Masjid Al-Hamid tidak bisa memberikan balasan apa-apa kecuali ucapan syukur dan terima kasih atas bantuan tenaga yang telah diberikan kepada kami, kegiatan seperti ini semakin mendekatkan kita semua kepada Personel TNI”, ungkap Gus Amanulloh.

REDAKSI-

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.