Jumat, 24 November 2017

Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca gelar pelatihan rintangan standar militer

(Afrika Tengah. Senin, 14 Agustus 2017). Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) atau Satgas Kizi TNI yang tengah melaksanakan misi perdamaian PBB di bawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., sebagai Komandan Satgas, menggelar pelatihan rintangan standar militer di Lapangan Indoengcoy Garuda Camp, Bangui M’poko, Republik Afrika Tengah, Minggu (13/8/2017).

Komandan Satgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., saat meninjau kegiatan tersebut mengatakan bahwa pelatihan rintangan standar militer yang dilaksanakan oleh personel Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca, diikuti oleh beberapa kontingen seperti Egyp Batalion, Senegal Batalion, Pakistan Batalion, Nepal MP, Rwanda Batalion, Gabon Batalion, dan Bangladesh Special Force.

“Pelatihan Rintangan Standar Militer berdasarkan perintah langsung Force Commander terkait dengan peningkatan situasi keamanan di Afrika Tengah yang tidak menentu dan Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca ditunjuk sebagai penyelenggara pelatihan tersebut,” ungkap Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos..

Pada kesempatan yang sama, Lettu Czi Anggoro Wd selaku Pasintel Satgas Kizi TNI yang bertindak sebagai instruktur memberikan materi pelatihan tentang pembangunan Hesco Bastion Militer dan Pembanguan Rintangan Concertina Militer.

Usai pelaksanaan pelatihan rintangan standar militer, Komandan Satgas Kizi TNI Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., mengungkapkan rasa bangga kepada seluruh Prajurit Kontingen Garuda XXXVII-C/Minusca yang telah mendukung kegiatan pelatihan ini dengan baik dan lancar. (Badar/Puspen TNI)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain