Kamis, 21 September 2017

Pangkolinlamil resmikan mess dan lapangan tenis kolinlamil

Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksamana Muda TNI Agung Prastiawan, M.AP. meresmikan penggunaan gedung Mess Kolinlamil yang diberi nama Mess Maluku I di Komplek Perumahan TNI Angkatan Laut, Kodamar, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (18/8).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pemotongan tumpeng Pangkolinlamil yang didampingi Ketua PG Jalasenastri Kolinlamil Ny. Ita Agung Prastiawan yang diserahkan kepada beberapa perwakilan prajurit.

Mess Maluku I ini adalah sebelumnya hanya berlantai satu dengan 16 kamar, kemudian direnovasi dengan membangun jadi dua lantai sehingga menambah daya tampung dari mess ini menjadi 32 kamar.

Menurut Pangkolinlamil pembangunan mess ini adalah untuk memberikan kesejahteraan kepada para prajurit Kolinlamil khususnya penyediaan tempat tinggal berupa Mess bagi prajurit yang belum memiliki rumah di Jakarta dan jauh dari keluarga.

“Dengan tersedianya mess ini dengan jumlah kamar yang sudah bertambah, diharapkan para prajurit yang berdinas di Kolinlamil dan belum memiliki tempat maka mess ini dapat dimanfaatkan untuk di tempati dan juga sebagai mess transit bagi para perwira”, jelas Panglima.

Demikian juga dengan lapangan Tenis yang telah dilakukan renovasi dan penambahan fasilitas untuk meningkatkan prestasi dan membina profesionalime anggota Kolinlamil di bidang olah raga tenis.

“Lapangan tenis telah kita perbaiki yang diberi nama lapangan tenis Tri dharma, silahkan para prajurit dan keluarganya memanfaatkan semaksimal mungkin pada jam hari olah raga atau yang berkempatan pada hari libur kerja untuk melakukan pembinaan bidang olah raga tenis lapangan”, himbau Panglima.

Peresmian tersebut dihadiri oleh seluruh perwira dan anggota serta Ibu-ibu Jalasenastri Kolinlamil.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa