Sabtu, 23 September 2017

Dandim Kediri isi Wasbang PKKMB mahasiswa Stikes Baptis Kediri

Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa (PKKMB) Stikes Baptis Kediri dilangsungkan selama 4 har berturut-turut, dan untuk hari ini, Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, M.Si (Han) mengisi wawasan kebangsaan dengan tema “Nasionalisme Di Era Kemerdekaan”, sore ini.


Sebelumnya (pagi hari), Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi juga mengisi PKKMB ini dengan materi Bahaya Narkotika, Tertib Lalu Lintas dan Pemberantasan Korupsi, senin (28/8).

Inti dari wawasan kebangsaan yang disampaikan Dandim Kediri, lebih terfokus bagaimana sebagai mahasiswa mengenal lebih dalam makna historis dari kemerdekaan yang sudah berlangsung 72 tahun lamanya. Tetapi hal ini tidak sepadan dengan kehidupan generasi penerus saat ini yang sudah melenceng dari cita-cita bapak pendiri bangsa, seperti menggunakan narkoba, meminum miras, saling sikut sana sini lewat media sosial dengan statement ujaran kebencian yang menjurus pada SARA. Menurut Dandim Kediri, padahal para pahlawan kita sangat menolak tegas hal-hal negatif dilakukan para generasi muda ini, karena mereka memimpikan generasi muda untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan mandiri.

Menurut Aries Wahyuningsih,S.Kep,NS,M.Kes selaku rektor Stikes Baptis Kediri, PKKMB ini sudah berjalan rutin tiap dan dikhususkan bagi mahasiswa baru. Institusi TNI dan Polri juga dilibatkan dalam kegiatan PKKMB, dengan mengusung genre masing-masing sesuai latarbelakangnya.

“Tiap tahun kita selalu adakan, dan kebetulan bapak Dandim dan bapak Kapolresta bersedia meluangkan waktunya untuk mengisi agenda kami. Kita menginginkan mahasiswa yang berkarakter. Karakter yang kita inginkan tentu tetap berpegang pada apa yang menjadi dasar negara ini,” kata Aries Wahyuningsih,S.Kep,NS,M.Kes saat diwawancarai salah satu stasiun radio swasta lokal yang turut meliput aktifitas mahasiswa ini.

Sementara itu, Srinalesti Mahanani ,S.Kep,NS,M.Kes memberikan keterangan seputar jadwal yang sudah tersusun dan bagaimana penerapannya. Menurutnya, rentang waktu antara materi satu dengan materi yang lain sudah disesuaikan dengan jadwal yang sudah dibuat tahun sebelumnya, hanya saja penyampai materi tentu berbeda-beda dari tahun ke tahun.

“Kita lebih konsentrasi pada tataran dasar bela negara, wawasan kebangsaan, tertib lalu lintas, bahaya narkoba, pemberantasan korupsi dan toleransi antar umat beragama. Kita menyusun materi sesuai dengan latarbelakangnya masing-masing dan tiap materi tentu tidak sama satu sama lain,” ujar Srinalesti Mahanani ,S.Kep,NS,M.Kes.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.