Sabtu, 21 Oktober 2017

Korcab VI DJAT deteksi dini IVA dan kanker payudara

Makassar, Pengurus Korcab VI Daerah Jalasenastri Armada Timur (DJAT) yang dikoordinatori oleh Kepala Seksi Budaya (Kasi Budaya) Ibu Anang Nurjatmiko melaksanakan pemeriksaan deteksi dini terhadap kanker serviks dan payudara, bertempat di Gedung Dharma Pertiwi daerah G, Jl. Jenderal Sudirman Makassar, Rabu (20/09/2017).

Acara yang mengambil tema “Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara Dharma Pertiwi Daerah G” ini juga dihadiri oleh Ketua Dharma Pertiwi Daerah G Ibu Bella Agus Surya Bakti yang sekaligus juga menjabat Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodam XIV Hasanuddin beserta unsur pengurus Dharma Pertiwi lainnya, Kakesdam XIV Hasanuddin, Karumkit Pelamonia Kodam XIV Hasanuddin, Aspers Kodam XIV Hasanuddin, Kadiskes Lantamal VI, Karumkital Jala Ammari Lantamal VI, para pengurus dan anggota dari Korcab VI DJAT, Pia ardya Garini serta IKKT Pragati Wira Anggini Makassar.

Dalam sambutan pembukaannya, Ibu Bella menyampaikan bahwa deteksi dini terhadap penyakit Kanker Serviks dan Payudara bagi wanita sangat penting adanya sebagai salah satu pencegahan sebelum mengidap penyakit tersebut.

“Kegiatan ini juga sebagai salah satu Kegiatan peduli kesehatan dalam rangka menyambut HUT TNI ke–72, oleh karena itu, pemeriksaan seperti ini adalah salah satu bentuk perhatian dari Pimpinan tertinggi TNI terhadap Keluarga besar TNI yang dimanapun berada, khususnya terhadap istri – istri prajurit TNI untuk selalu menjaga kesehatannya guna mendukung tugas – tugas pokok suami dalam menjalani tugas sebagai prajurit TNI”, ujar Ketua Dharma Pertiwi Daerah G tersebut.

Pemeriksaan terhadap kanker serviks dan payudara dilaksanakan seusai acara pembukaan tersebut.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Kesehatan