Sabtu, 18 November 2017

Aksi cepat tanggap Jasa Raharja Jayapura

Jayapura 12 Oktober 2017 pukul 07.30 WIB. Petugas Jasa Raharja dalam perjalan menuju kantor dan melihat ada kasus kecelakaan yang cukup fatal mungkin buat masyarakat yang melihat ini hal biasa, tapi buat Jasa Raharja disitulah ada hak masyarakat dari negara yang harus diurus.


Kasus kecelakaan yang terjadi langsung didatangi tim Jasa Raharja lainnya namun setelah di ruang jenasah korban yang meninggal dunia tidak memiliki identitas, karena Jasa Raharja butuh identitas korban yang masih berusia 16 tahun akhirnya tim dibagi menjadi dua bagian satu bagian mencari tahu alamat dan orang tua korban dan tim satu lagi membantu mengurus laporan polisi di Polsek Abepura.


Inilah wujud Negara hadir melalui Jasa Raharja dalam memberikan jaminan kepada korban laka lantas sesuai undang-undang no. 34.tahun 1964, akhirnya dalam waktu hampir lima jam semua dokumen untuk pembayaran santunan telah lengkap.


Dan pada tanggal 13 Oktober 2017 satunan korban meninggal dunia atas nama Anwar Ibrahim dibayarkan kepada ahli waris dalan hal ini ibu korban sejumlah Rp50.000.000 secara transfer sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15&16 Tahun 2017.


Kalau mau dicerna semua korban laka lantas tidak dikenal Jasa Raharja tetapi karena amanat Undang-undang No. 33&34 Tahun 1964 dan sebagai wujud Negara Hadir maka Public Service adalah harga mati buat Jasa Raharja.


Bisa dibayangkan setiap korban laka lantas yang luka-luka, cacat tetap dan meninggal dunia masih harus disuruh kesana kesini mengurus dokumen, jadi buat Jasa Raharja segera laporkan kasus kecelakaan yang dialami selebihnya biar kami yang bekerja.

REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Kecelakaan