Jumat, 24 November 2017

KRI Teluk Manado 537 debarkasi Satgas Pamtas RI-Malaysia 

KRI Teluk Manado 537 melaksanakan tugas operasi angkutan laut militer dengan berhasil mendebarkasikan 263 prajurit Yonif 621/Mtg di pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, baru-baru ini. Pasukan ini akan melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia.

Saat sandar, pasukan disambut langsung oleh Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, yang juga langsung melakukan pemeriksaan pasukan.

Menurut Komandan KRI Teluk Manado 537 Mayor Laut (P) Homa Sugama, pelayaran dari Jakarta ke Nunukan berjalan lancar cuaca sangat mendukung, kemudian kondisi prajurit KRI maupun pasukan yang diangkut semua dalam keadaan kondisi baik dan sehat.

“Kondisi pasukan selama dalam pelayaran dalam keadan baik, demikian juga cuaca sangat mendukung. Moril prajurit/pasukan selama dikapal tinggi sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas”, jelas komandan KRI.

Sementara itu Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 621 Manuntung akan melaksanakan tugas selama kurang lebih 9 bulan kedepan menjaga daerah perbatasan.

Selain menjaga kawasan perbatasan negara, nantinya banyak hal positif yang akan dilakukan prajurit TNI di tengah-tengah masyarakat. Mulai dari pembinaan teritorial terbatas, kegiatan sosial, mengamankan senjata illegal, pengamanan TKI, hingga mengantisipasi kasus narkotika, serta mengantisipasi peredaran miras ilegal.

KRI Teluk Manado 537 adalah salah satu kapal perang TNI Angkatan Laut jenis LST yang aktif dalam melaksanakan tugas operasi Serpas di bawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

KRI Teluk Manado 537 merupakan kapal ketujuh dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Sulawesi. KRI Teluk Manado 537 dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1977 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 633. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut dan masuk armada pada tahun 1995.

KRI Teluk Manado (537) bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut logistik dan saat ini KRI Teluk Manado 537 berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil Jakarta) Komando Lintas Laut Militer. KRI Teluk Manado memiliki berat 1,900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter.

Kapal armada pendarat dan pengangkut logistik ini (KRI Teluk Manado 537) dibekali senjata pertahanan diri berupa 1 kanon laras ganda kaliber 37mm Model 1939, 1 Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40mm dengan kecepatan tembakan 120-160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara serta 2 kanon laras ganda kaliber 25 mm.

REDAKSI-SiK

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa