Jumat, 24 November 2017

Inspiratif, selain bertugas di Kepolisian pria ini merupakan dosen

Bripka A. Idrian Pahlepi, S.Sos.I,M.Si, menjadi Polisi merupakan cita - citanya senjak masih kecil. Dirinya merupakan lulusan Sekolah Calon Bintara Polri (Secaba) SPN Betung Polda Sumsel, Diktuk Ba Polri Gel. II tahun 2004, angkatan 25 (ZedStp). Sudah 13 tahun ia mengabdi dan menjalani profesinya sebagai anggota Polri tepatnya 11 tahun sudah ia bertugas di Subbag Rohjas Bagwatpers Biro SDM Polda Sumsel.


Selain berprofesi sebagai Polisi, sejak tiga tahun yang lalu tepatnya di bulan September 2014 dirinya menjadi dosen dan mengajar mata kuliah Ilmu Dakwah dan komunikasi di salah satu Universitas Islam terkemuka di Kota Palembang yaitu Universitas Islam Negeri ( UIN ) Raden Fatah Palembang.


Saat ditemui diruang kerjanya Jumat (19/10) dirinya menceritakan awal mula menjadi dosen, ketika itu dirinya mendapat tawaran untuk menjadi dosen. Adapun syarat utama menjadi dosen harus memiliki pendidikan S2, merasa dirinya memenuhi syarat dan dirinya terpanggil untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya yang diprolehnya semasa kuliah membuat dirinya mengajukan permohonan secara resmi dan diterima sebagai tenaga dosen di fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Radenfatah Palembang.


Apa yang ia lakukan bukan tanpa alasan, ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW “ Sampaikanlah olehmu walau hanya satu ayat, “ tutur Idrian.


Tidak semua anggota Polri memiliki kesempatan layaknya Idrian. Dirinya sangat senang menjalankan aktifitasnya sebagai dosen karena bukan hanya ilmu pengetahuan saja yang diberikan kepada mahasiswa tetapi pesan – pesan kamtibmas dapat ia berikan kepada anak didiknya.


Tugas Polisi sama dengan tugas Ulama yaitu mengajak orang untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan. Namun tugas sebagai anggota Polri memiliki nilai lebih dalam hal penegakan hukum, tentunya harus sesuai dengan ketentuan berlaku, ungkpnya


Ketika ditanya masalah honor, dirinya mengatakan sangat bersyukur karena bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.


Dimata keluarga, bapak dua anak ini merupakan sosok yang tegas namun penyayang. Dimata teman sekerja, dirinya mesupakan sosok yang pekerja keras, berintegritas tinggi, loyal terhadap pimpinan. Sedangkan dimata mahasiswanya, Idrian dikenal sebagai sosok yang berwibawa namun dekat dan mampu merangkul anak didiknya.


Yang jelas, harus pintar - pintar membagi waktu untuk keluarga, tugas sebagai Polisi dan menjadi pengajar (Dosen), pungkasnya.

REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain