Sabtu, 18 November 2017

Rapat koordinasi TMMD Reguler ke-100 di Desa Jungsemi

Rapat koordinasi membahas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke100 tahun 2017 yang dilaksanakan di rumah Bapak Kepala Desa Jungsemi, membahas persiapan berbagai sarana dan prasaran termasuk sasaran yang akan digelar dalam TMMD Reguler ke-100 Kodim 0715/Kendal.


Desa Jungsemi merupakan salah satu desa yang menjadi prioritas sasaran kegiatan TMMD Reguler ke100 tahun 2017 di wilayah Kecamatan kangkung Kabupaten Kendal, kondisi ini sesuai dengan keadaan Geografi, Demografi dan Kondisi Sosial wilayah tersebut.


Hadir dalam acara tersebut Plt Kasdim Kapten Arm Eko Setyobudi,Para Danramil Kodim 0715 kendal serta diikuti perangkat Kades beserta perangkat Desa Jungsemi dan serta dinas dan pihak terkait.


Dalam rakor TMMD tersebut, Dandim yang diwakili Kapten Arm Eko Setyobudi selaku Plt Kasdim menyampaikan beberapa hal, di antaranya sasaran fisik dan non fisik serta dukungan dana yang berasal dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta swadaya masyarakat.


“Rakor ini merupakan agenda penting dalam pelaksanaannya agar kedepan TMMD bisa berjalan tanpa menemui hambatan dan dapat berjalan lancar karena semua pihak sudah mengetahui tentang rangkaian kegiatan yang dilaksanakan termasuk dana yang dibutuhkan,” kata Kapten Arm Eko.


Dalam kegiatan TMMD merupakan suatu bentuk kepedulian TNI dalam membantu suksesnya pembangunan pemerintah daerah dalam membantu kesulitan dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pada sektor perekonomian.


Selain itu juga program lain yang tengah dihadapi Kodim yakni karya bakti bedah rumah, program pelayanan KB Kes gratis, ketahanan pangan, kegiatan sosial donor darah kedepan maupun kegiatan-kegiatan yang lainnya yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa