Rabu, 13 Desember 2017

Pelatihan ToT penyusunan proposal PKM untuk dosen

Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi para dosen, Selasa (24/10/2017), di Ruang Seminar Lantai IV Gedung Rektorat.

ToT menghadirkan Prof. Ir. Jamasri Ph.D., Reviewer PKM dan Juri Pimnas Belmawa Kemenristekdikti. Acara dibuka Rektor UMK, Dr. Suparnyo SH. MS.

Rektor berharap, ToT ini bisa mendorong peningkatan mahasiswa UMK yang lolos di PKM dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). "Semoga setelah mengikuti ToT ini, para dosen bisa melakukan pendampingan yang lebih baik kepada mahasiswa, baik dalam penyusunan, memberikan arahan, dan melakukan bimbingan kepada mahasiswa dalam pembuatan PKM. Harapannya, PKM dari UMK akan semakin banyak yang lolos Pimnas,’’ tuturnya.

Prof. Jamasri, menyampaikan, PKM merupakan program untuk memupuk dan menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa, sekaligus sebagai upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) meningkatkan mutu mahasiswa di Perguruan Tinggi (PT).
"Harapannya kelak selepas lulus dari bangku kuliah, mereka bisa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional, yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni serta memperkaya budaya nasional,’’ paparnya.

Guru besar UGM itu pun berbagi tips, bahwa salah satu hal penting yang mesti diperhatikan dalam mendampingi mahasiswa membuat PKM, yaitu kreativitas. "Kreatif. Ini salah satu kata kunci sukses PKM. Kreatif adalah suatu kemampuan yang terkait dengan cara berpikir divergen, yaitu mampu memberikan alternatif jawaban sebanyak mungkin, untuk memecahkan suatu masalah,’’ terangnya.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pendidikan