Senin, 20 November 2017

Yonmarhanlan IX Ambon gelar apel khusus peringati HUT ke-72 Korps Marinir

Segenap Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IX Ambon melaksanakan apel khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Korps Marinir tahun 2017 di Lapangan Apel Mako Yonmarhanlan IX Ambon. Bertindak selaku selaku Pengambil Apel Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Lantamal IX Ambon Letkol Marinir Imam Suwandi, sedangkan Komandan Apel Pjs. Pasintel Yonmarhanlan IX Ambon Lettu Marinir Mai Sutarto, Rabu,(15/11/2017).

Dalam sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.,M.A.P., yang dibacakan Dandenma Lantamal IX Ambon, bahwa peringatan HUT Korps Marinir ke-72 tahun 2017, merupakan momentum yang tepat bagi Korps Marinir sebagai salah satu komponen TNI AL untuk terus memantapkan jati diri dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara, sebagaimana tema yang diambil, yaitu “Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional”.

Lebih lanjut dikatakan, Korps Marinir telah memberikan kebanggan dan citra positif bagi TNI AL dengan berbagai keberhasilan dalam pelaksanaan tugas yang diberikan, baik dalam operasi militer perang maupun selain perang. Semua capaian tersebut merupakan refleksi dari daya juang yang tinggi dan kerelaan berkorban dari setiap individu prajurit Korps Marinir. Harus dipahami juga bahwa keberhasilan Korps Marinir tidak lepas dari dukungan dan kerja sama dengan masyarakat, untuk itu kepercayaan dan kebersamaan harus terus dibina dan dipertahankan.

Selain itu, sebelum mengakhiri amanatnya, Kepala Staf TNI Angkatan Laut menyampaikan penghargaan yang tinggi atas prestasi dan pengabdian para prajurit Marinir yang tidak hanya menjadi kebanggaan Korps atau TNI AL, tetapi juga Bangsa dan Negara. (Dispen Lantamal IX)
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Perayaan