Senin, 23 Juli 2018

Lantamal VI buka penerimaan calon Tantama PK TNI AL gelombang 1

Makassar, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) membuka pendaftaran penerimaan calon Tamtama Prajurit Karier TNI AL gelombang I tahun 2018, bagi para pemuda Warga Negara Indonesia yang berdomisili dalam wilayah kerja Lantamal VI.

Pendaftaran dimulai pada tanggal 24 November 2017 s/d 07 Januari 2018 dan bagi pemuda yang berminat dapat langsung mendaftarkan diri di Lantamal VI Jl. Yos Sudarso No.308 Makassar Telp. (0411) 3615211 psw.213, serta bisa dilaksanakan secara online melalui internet dengan mengakses alamat website www.al.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi formulir pendaftaran.

Persyaratan: (1). Pria , berizasah serendah–rendahnya SMP/ sederajat (2) Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama lima tahun terhitung mulai saat dilantik menjadi Kelasi Dua/ Prajurit Dua, (3) tinggi badan 163 cm dan berat badan seimbang, (4) berusia serendah rendahnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi – tinggi 22 tahun, (5) Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari Polres setempat, (6) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Persyaratan tambahan: (1) Bukan prajurit TNI, anggota Polri maupun PNS (2) Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato dan bertindik maupun bekasnya, (3) tidak buta warna dan tidak berkacamata.

Persyaratan administrasi yang harus diserahkan ke panitia pendaftaran sbb: (a). Ijasah dan SKHUN (SD, SMP dan SMA bila ada) (b) Akte Kelahiran (c) Pas Foto Hitam putih ukuran 4 X 6 sebanyak 2 lembar dan ukuran 3 X 4 sebanyak 1 lembar (d) KTP calon , KTP orang tua / wali (e) Kartu Keluarga (KK), (f) BPJS, foto copy berkas masing – masing satu lembar dan stofmap warna merah serta menunjukkan dokumen aslinya, (g) Bukti hasil print out pendaftaran online.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pendidikan