Jumat, 23 Februari 2018

Semangat kebersamaan pada kemeriahan malam Natal

Malam Natal di Kediri yang berlangsung kemarin malam, serentak diadakan gereja-gereja dan diantaranya dikunjungi Forpimda Kediri sebagai wujud toleransi antar umat beragama, sekaligus mendekatkan diri dengan seluruh warga Kediri. Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibah, Dandim Kediri Letkol Inf Slamet Suprijanto, Kapolresta Kediri Anthon Haryadi, Ketua DPRD Kediri Kholifi Yunan dan Ketua FKUB H.M.Salim bersama-sama door to door ke gereja-gereja saat malam natal, Senin (25/12).

Tak ketinggalan 30 anggota Kodim 0809/Kediri turut mengawal dan mengikuti Forpimda dengan mengendarai sepeda motor dan yang dilakukan ini tidak lain juga turut meramaikan suasana malam natal, sekaligus menyapa umat Kristen yang merayakannya. Berawal di Makodim Kediri, rombongan anggota Kodim Kediri bergabung dengan Forpimda di balai kota Kediri dan selanjutnya mengikuti rombongan Forpimda ke gereja-gereja yang menjadi prioritas kunjungannya.

Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang memiliki daya tampung hanya 800 jemaat, pada malam natal ini terpaksa para jemaat meluber hingga seluruh halaman gereja, karena diperkirakan jemaat yang hadir menembus sekitaran 1.200 orang. Di GKW inilah ,Forpimda Kediri bersama anggota Kodim Kediri menyapa dan mengucapkan selamat hari natal dan tahun baru kepada seluruh jemaat yang memadati bangunan gereja ini.

“Saya harap kebersamaan seluruh umat beragama di Kediri akan tetap terus terjalin dan melalui kebersamaan diantara perbedaan, kita bangun Kediri lebih baik. Di Kediri ada FKUB dan PAUB, inlah bentuk kebersamaan seluruh warga Kediri menciptakan kebersamaan. Saya mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru kepada seluruh warga Kediri yang merayakannya,” ucap Lilik Muhibah.

Usai mengunjungi GKJW, rombongan Forpimda bersama anggota Kodim Kediri bergerak menuju GBI Getsemani dan ditempat ini Pendeta Timotius Kabul menyambut hangat diiringi alunan lagu natal. Gereja yang memiliki kapasitas 1.000 orang ini, dipadati seluruh jemaat dan tidak ada kursi yang tersisa, bahkan tempat yang seharusnya tidak dipenuhi jemaat ,terpaksa diletakkan kursi, akibat melubernya para jemaat.

“Kebersamaan di Kediri ini patut diapresiasi positif. Kita support kebersamaan ini dengan mengikuti rombongan Forpimda menuju gereja-gereja yang mendapat prioritas kunjungan, sekaligus menyapa warga,” ungkap Letkol Inf Slamet Suprijanto.

Pada kunjungan berikutnya. Forpimda juga mengunjungi gereja St.Yoseph dan GKI, dikedua tempat ibadah ini, kondisi melubernya jemaat hampir persis dengan kondisi kedua gereja sebelumnya, dan memaksa meletakkan kursi diseluruh pelataran halaman gereja, akibat penuhnya jemaat didalam bangunan.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Perayaan