Minggu, 22 Juli 2018

Kolinlamil gandeng BNN cegah penyalahgunaan narkoba 

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kotamadya Jakarta Utara mengadakan Sosialisasi Program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan yang diawali dengan Apel Khusus ini dipimpin Asisten Intelijen Panglima Kolinlamil Kolonel Laut (E) Jalasena Satriyawirya yang berlangsung di Lapangan M. Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/12).

Asintel yang mewakili Panglima Kolinlamil Laksda TNI Yudo Margono, S.E. mengajak seluruh prajurit jajaran Kolinlamil untuk tidak menggunakan atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

BNN Kotamadya Jakarta Utara dipimpin AKBP Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si. mengajak Kolinlamil sebagai salah satu Kotama TNI AL untuk bersinergi dengan BNN mencegah masuknya penyelundupan dan peredaran narkoba lewat laut.

Di era sekarang ini, narkoba sudah menjadi musuh bersama baik nasional maupun internasional. Narkoba menjadi salah satu sarana atau media bagi kepentingan negara tertentu untuk menghancurkan atau menguasai negara lain sebagai sasaran atau lawannya.

“Sebagai ilustrasi sekitar abad 18, Inggris berhasil mengalahkan China dengan melalui perang candu atau membuat rakyat China takluk lewat peredaran dan penggunaan narkoba. Karena narkoba menyerang syaraf otak kita, sehingga akan melumpuhkan diri kita dan efeknya menghancurkan generasi muda” terang alumni AAL 1988 ini.

Sementara itu, Pangkolinlamil dalam amanatnya yang dibacakan Asintel mengatakan bahwa dalam rangka mencegah terjadinya berbagai kegiatan ilegal atau penyelundupan narkoba, sudah menjadi keharusan bagi TNI (TNI AL) untuk membangun sinergitas yang solid antar instansi. Hal ini dapat dirasakan menjadi suatu langkah kondusif bila dihadapkan pada keterbatasan sarana prasarana pendukung dalam hal mengawasi wilayah Indonesia yang luas.

“Dengan kerjasama ini diharapkan menjadi jalinan kerjasama yang erat dari waktu ke waktu sehingga manfaatnya bisa dirasakan kita semua” tandas Pamen dengan tiga melati dipundak yang pernah menjadi PBU Athan RI di Filipina ini.

Usai apel khusus, seluruh prajurit Kolinlamil berbaris secara antri untuk diambil urinenya dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya prajurit Kolinlamil yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Hasil tes urine sejumlah 349 prajurit Kolinlamil yang diperiksa sesuai stick pemeriksaan yang disiapkan BNN Jakarta Utara 100 persen negative. Dan hasil ini merupakan target yang telah dicapai setelah sebelumnya hadir 355 personil Kolinlamil.
REDAKSI-SiK

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa