Jumat, 27 April 2018

Puting beliung hantam Kediri, 1 orang meninggal dunia

Sekitar pukul 14.00 Wib, angin kencang disertai hujan deras dan kilatan petir, terjadi di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kejadian yang berlangsung hingga sore ini, menyebabkan seorang korban jiwa serta puluhan bangunan rusak ringan dan berat, Rabu (10/01)

Beberapa saksi mata melaporkan, selang 1 jam hujan deras terjadi, angin puting beliung di beberapa desa di Kecamatan Kepung. Sukiman, warga Desa Kencong melaporkan, angin puting beliung terjadi antara pukul 15.00 - 16.00 Wib. Angin puting beliung dilaporkan terjadi secara tiba-tiba dan diketahui secara pasti waktu yang tepat.

Demikian juga Muhtadi, warga Desa Krenceng melaporkan, hujan deras awalnya biasa-biasa saja, tetapi sekitar 1 jam kemudian suasana berubah, angin tiba-tiba memporakporandakan beberapa bangunan di desanya. Beberapa pohon ukuran besar dan sedang bertumbangan.

Danramil Kepung Kapten Arm Sugito mengatakan, pihaknya sudah menginformasikan terjadinya angin puting beliung di Kecamatan Kepung dan sudah turun ke lapangan dengan mengupayakan validasi data dari dampak puting beliung tersebut. Pembersihan juga sudah mulai dilakukan dengan kerjasama Koramil Kepung dan warga setempat, khususnya badan jalan pedesaan.

Dari informasi di lapangan, akibat terjadinya puting beliung tersebut, 1 bangunan TK di Dusun Ringin Agung Desa Kencong rusak berat tertimpa pohon tumbang, 5 rumah di Desa Krenceng rusak berat tertimpa pohon tumbang, 30 rumah di Desa Krenceng rusak ringan, 9 rumah di Desa Kencong rusak ringan dan 4 rumah di Desa Damarwulan rusak ringan.

Sedangkan korban meninggal teridentifikasi bernama Ahmad Rosidik Fikri, warga Desa Krenceng Kecamatan Kepung. Korban diduga meninggal akibat tertimpa pohon yang tumbang dan pihak keluarga juga sudah merencanakan segera memakamkannya.
REDAKSI-SiK

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa