Kamis, 21 Juni 2018

Target 500 ribu suara, ini yang dilakukan Maman-Jefry

Bakal calon Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq, mentargetkan meraup suara sebanyak 500 ribu untuk memenangkan Pilkada Majalengka Juni mendatang.

“Syukur–syukur bisa lebih,” katanya di hadapan sekitar 300 orang relawan yang berkumpul di Posko Pemenangan Maman –Jefry di Jatiwangi, Majalengka, Jumat (12/1).

Kurang lebih 300 orang relawan Maman – Jefry berkumpul untuk melakukan konsolidasi. Dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah kyai pengasuh pesantren itu, Kang Mamam, panggilan akrab Maman Imanulhaq, kembali menegaskan pentingnya kepemimpinan baru untuk memajukan Majalengka.

“Perubahan di Majalengka adalah sebuah keniscayaan,” ujar dia.

Kang Maman menyebut untuk mencapai target 500 ribu suara pihaknya akan memperkuat sinergitas relawan dan simpul – simpul komunitas pro Maman –Jefry.

"Kita akan melakukan pemberdayan berbasis TPS,” katanya.

Tim relawan Maman- Jefry akan mensimulasikan sosialisasi yang efektif pada 15-19 Januari dengan menggelar kegiatan di 50 tempat di berbagai daerah di Majalengka.

“Kegiatanya beragam mulai dari sholat subuh berejamaah, sarapan dengan komunitas tukang becak dan tukang sayur sampai tablig akbar bersama Kang Maman," kata Ahmad Cece Ashfiyadi, koordinator relawan Maman –Jefry.

Selain itu, kata Cece, para relawan juga akan membagikan selebaran, kalender, brosur dan visi –misi Maman–Jefry.

“Dengan kerja sistematis dan sinerjis kami akan antarkan Maman–jefry menjadi Bupati Majalengka,” katanya.

Kang Maman juga menuturkan, dirinya kembali mendapat sokongan dari ormas keagamaan dan ormas kepemudaan di Majalengka.

“Alhamdulillah. Pemuda Pancasila sudah menyatakan dukungannya,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Jatiwangi itu.

Sebelumnya beragam komunitas dan Nahdatul Ulama (NU) Majalengka juga menyatakan mendukung Maman –Jefry.
REDAKSI-AnJ

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pilkada