Rabu, 24 Januari 2018

Babinsa melaksanakan pembinaan dan pelatihan kepada Linmas

Bertempat di halaman balai Desa Legokherang, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Babinsa dari Koramil 1508/Cidahu Kodim 0615/Kuningan Korem 063/SGJ Serda Maksum melaksanakan pembinaan dan pelatihan kepada anggota Linmas Desa Legokherang, Sabtu (13/1).

Pembinaan dan pelatihan anggota Linmas Desa Legokherang ini yang dilaksanakan dengan materi latihan baris-berbaris yang dilaksanakan oleh Babinsa dari Koramil 1508/Cidahu Kodim 0615/Kuningan Korem 063/SGJ Serda Maksum bertujuan agar para anggota Linmas ini memiliki sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa persatuan, rasa disiplin, dan rasa tanggung jawab serta dapat dipercaya.

Serta bermanfaat bagi anggota linmas yang bisa didapat dari baris-berbaris antara lain, melatih daya konsentrasi, belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh dan belajar untuk diam dan mengatur emosi.

Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan. Istilah Linmas yang merupakan singkatan dari Perlindungan Masyarakat telah mengalami distorsi pengertian, sehingga terjebak dalam anggapan umum yang hanya mengaitkan dengan sebuah fungsi dalam masyarakat yaitu fungsi linmas atau lebih dikenal dengan Pertahanan Sipil atau Hansip.

Di era reformasi sekarang ini, kemampuan Babinsa sangat menentukan keberhasilan Pembinaan Teritorial (Binter) sehingga di dalam melaksanakan tugasnya Babinsa selalu berkoordinasi dengan aparat terkait di desa/kelurahan seperti tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda agar tidak terjadi kegagalan-kegagalan dalam melaksanakan tugasnya, Babinsa adalah unsur pelaksanaan Koramil yang bertugas melaksanakan Binter di wilayah pedesaan/kelurahan.

Kegiatan tersebut bertujuan mendidik dan melatih disiplin para Linmas tersebut sehingga anggota Linmas dapat mengimplementasikan apa yang didapat selama latihan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga Linmas sebagai bagian masyarakat dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat bela negara.

Babinsa harus mempunyai kemampuan pembinaan wilayah agar dapat mengikuti perkembangan dalam kehidupan masyarakat yang mencakup bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, agama dan psikologi untuk menemukan hal-hal yang dapat menimbulkan gejolak sosial yang mengakibatkan gangguan terhadap keamanan, serta mampu mengambil tindakan pencegahan dan tindakan pemberantasan dalam rangka memelihara stabilitas daerah.

Kegiatan latihan Linmas di halaman Balai Desa Legokherang diikuti 10 orang anggota Linmas. (Penrem/Adi R).
REDAKSI-ank

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Lain-Lain