Sabtu, 23 Juni 2018

Dukung Maman-Jefry, Hj. Ai Maryam jadikan kantornya sebagai posko relawan DKM

Majalengka - Dukungan dari berbagai relawan dan komunitas kepada bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Maman Imanulhaq - Jefry Romdonny terus bermunculan. Kali ini relawan yang menamakan dirinya Dulur Kang Maman (DKM) menyatakan dukungannya kepada pasangan muda ini.

Ketua relawan DKM, Hj Ai Maryam menyatakan siap memenangkan pasangan Maman-Jefry. Menurut Dirut JM tv ini, dirinya bersama warga dari Kadipaten dan sekitarnya siap memenangkan pasangan Maman - Jefry.

"Kami (DKM) bersama warga dari Kadipaten dan sekitarnya siap mendukung dan memenangkan Kang Maman- Kang Jefry," kata Hj Ai Maryam di Majalengka, Senin (15/1).

Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pasangan Maman - Jefry, Hj Ai Maryam menjadikan rumah tinggalnya di depan Pasar Cigasong sebagai posko relawan DKM.

Hj Ai Maryam menyebutkan alasan mendukung pasangan Maman - Jefry karena sebagai warga nahdliyin, sudah seharusnya mendukung kader NU yang maju dalam Pilkada serentak 2018 ini.

"Atas nama sesama kader NU, kiai maman sebagai Ketua Lembaga Dakwah PBNU wajib bagi warga NU, jadi kalau sampai Kang Maman gagal maka ini kegagalan warga NU Majalengka," ujarnya.

Adapun program pemenangan yang akan dilakukan oleh relawan DKM yakni akan mengadakan pendidikan kader penggerak NU dan berkordinasi dengan PCNU Kab. Majalengka.

"Nanti kita juga akan turun ke tiap-tiap MWCNU bersama PCNU Kab. Majalengka di 26 kecamatan dengan agenda Lailatul Ijtima dengan tema tunggal "Ijtihad Politik Melalui Pilkada".

Dan rencananya, dalam waktu dekat DKM akan mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Maman - Jefry. "Kami (DKM) secepatnya akan mendeklarasikan dukungan untuk Kang Maman- Kang Jefry," sebutnya.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pilkada