Minggu, 23 September 2018

Mantapkan simulasi sispam jelang Pilkada serentak 2018

Persiapan jelang berlangsungnya agenda pesta demokrasi Pilkada serentak 2018 yang bakal berlangsung beberapa bulan ke depan, hari ini diadakan simulasi pengamanan.

Simulasi ini dihadiri Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, Dandim Kediri Letkol Inf Slamet Suprijanto, Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibah, Dansub Denpom V/2-2 Kediri Kapten Cpm Mustopa, Danramil Mojoroto Kapten Czi Muklasin, serta Pasi Ops Kodim Kediri Kapten Kav Puguh Bintarto, Kamis (18/01/2018).

Simulasi ini dibagi dalam beberapa jenis, yaitu pengamanan saat berlangsungnya kampanye dari calon-calon wali kota dan wakil wali kota atau gubernur dan wakil gubernur, simulasi pembebasan sandera, simulasi pengamanan logistik, simulasi pengamanan TPS, simulasi pengendalian massa, dan simulasi penanggulangan teror hingga penjinakan bom.

“Pada hari ini kita melaksanakan simulasi sispam (sistem pengamanan), yang mana simulasi sispam ini adalah instruksi dari bapak Kapolri yang harus kita laksanakan bersama. Harapan saya pada latihan ini, nantinya tidak akan kami laksanakan di dalam penanganan di lapangan, artinya kami berharap Kediri dalam melaksanakan Pilgub dan Pilwali dalam keadaan aman dan damai,” kata AKBP Anthon Haryadi.

Sambungnya, ”Apabila ada emergency, kami Polresta Kediri bersama Kodim Kediri siap mengamankan Pilgub dan Pilwali di Kediri sampai aman. Saya percaya warga Kediri dalam menghadapi Pilgub dan Pilwali Kota Kediri sudah siap, dalam artian jagonya siap kalah dan siap menang.”

Di antara undangan yang hadir, terlihat Samsul Ashar (Bacalon Walikota Kediri), Teguh Juniadi (Bacalon Wakil Walikota Kediri), Aizzuddin (Bacalon Walikota Kediri) dan Sujono (Bakal Wakil Walikota Kediri). Selain itu, jajaran KPU kediri juga turut menghadiri simulasi yang memfokuskan agenda demokrasi 5 tahunan Kota Kediri dan Provinsi Jawa Timur.
REDAKSI-der

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Pilkada