Kamis, 16 Agustus 2018

Seorang kakek meninggal usai diserang anjing

Seorang kakek di Kediri, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya usai diserang dua ekor anjing jenis Pitbull. Minggu (21/1) malam, Danramil Kandat Kapten Inf Sunarjo membenarkan kejadian tersebut. Korban bernama Sarji, warga Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, tapi sayang, luka yang dideritanya sangat parah dan nyawanya tak tertolong lagi. 

“Dari keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi, sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu, melihat Sarju terlentang bersimpah darah dan didekatnya ada 2 ekor anjing jenis pitbull. Lokasi Sarju ditemukan berada di belakang rumah kosong dengan alamat RT 05 RW 03 Dusun Kroncong Desa Purworejo,” terang Kapten Inf Sunarjo.

Sambungnya, “Sugiono, saksi yang melihat kejadian tersebut, langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada pemilik kedua anjing itu dan Sugiono berkeyakinan bahwa Sarju terlentang bersimbah darah usai diserang kedua anjing itu. Selanjutnya Sugiono menghubungi Wiji serta Babinsa setempat untuk membantunya membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.”

“Korban dilarikan ke RSUD Gambiran dan sesampainya disana, Sarju langsung di tangani dokter dan perawat. Sekitar pukul 14.30 WIB, pihak rumah sakit mengabarkan berita duka, bahwa nyawa Sarju sudah tidak tertolong lagi. Atas kejadian tersebut Kepala Dusun Kroncong Saefudin sudah melaporkannya kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Kandat,” jelasnya.

Kapolsek Kandat AKP Ketut Suparta dan salah satu anggota unit Intel Kodim 0809/Kediri juga sudah melihat langsung jenazah Sarju yang membujur kaku di RSUD Gambiran. Dugaan sementara Sarju meninggal dunia akibat serangan dua anjing. Saat ini kejadian dalam proses penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. 

REDAKSI-

Masuk atau Daftar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Infodarianda.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.


IdA Peristiwa